7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Rambut rontok bukan masalah sepele, apalagi untuk wanita. Kerontokan bisa membuat seseorang stres karena penampilan bisa terganggu yang akhirnya menurunkan rasa percaya diri.
Meski membuat cemas, kerontokan pada rambut sebetulnya tak perlu dihadapi dengan kepanikan. Jika rambutmu rontok tidak lebih dari 50-100 helai per hari, kamu masih bisa bernapas lega. Kondisi ini memang lazim terjadi pada semua orang.
" Semua orang pasti pernah rontok karena rambut punya fase hidup dan mati. Dan kalau mati, rambutnya akan rontok," ungkap Medical Doctor dan Medical Host dr. Oz, Alberta Claudia, di Mal Kota Kasablanka, Jakarta.
Menurut Alberta, biasanya rambut akan rontok setelah 6-7 tahun. Rambut yang berserakan di lantai setelah menyisir biasanya terjadi karena faktor hormon, stres, pola makan, usia atau proses melahirkan.
'Tapi, paling sering karena stres," kata Alberta.
Jika terkait faktor usia, rambut akan mulai mengalami penurunan pertumbuhan saat usia 40 atau 50 tahunan.
" Normalnya, rambut tumbuh 1,7 sentimeter per bulan. Di usia 40 ke atas akan mengalami penurunan 10-20 persen dan akan tumbuh lagi 6-7 tahun kemudian," jelas dia.
Saat rambut rontok, kamu bisa menanganinya diantaranya dengan tidak mengikat rambut terlalu kencang, mengurangi pemakaian penutup kepala, atau memijat kulit kepala.
Dari segi nutrisi, kamu juga disarankan tidak terlalu banyak mengonsumsi vitamin A. Hindari juga makanan berminyak agar tidak meningkatkan produksi sebum di kulit kepala.
" Pilih makanan kaya protein, vitamin B, D atau E yang mengandung antioksidan serta menutrisi rambut," tutup Alberta.(Sah)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?