8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
Ilustrasi
Dream - Nabi Muhammad SAW merupakan sosok yang penuh kasih sayang, terutama saat berhadapan dengan dua cucunya Hasan dan Husein saat keduanya masih anak-anak. Beliau seringkali menemani cucunya bermain dan membuat keduanya tertawa.
Hal ini menggambarkan, dalam Islam, bermain pada anak adalah suatu bagian yang tak terpisahkan dari pertumbuhan anak-anak agar bisa melatih kemampuannya berpikir dan mengerti kondisi di sekelilingnya.
Seperti dalam salah satu hadits yang diriwayatkan Imam Tobroni dari sahabat Jabir, ia berkata; “ saat aku menemui Nabi Muhammad SAW dan aku temui beliau sedang berjalan empat kaki (main kuda-kudaan) dan di atas punggungnya ada Sayyidina Hasan dan Sayyidina Husain dan Rasullah pun bersabda 'sebaik baiknya unta adalah unta kalian berdua (Rasulullah) dan sebaik- baik orang adil adalah kalian berdua' " (al Hadits).
Imam Tobroni juga meriwayatkan dari sahabat Jabir: " kami menemui Rasulullah SAW dan diundang untuk makan, seketika itu Nabi melihat Husain RA bermain di jalan bersama anak-anak kecil lain, Nabi pun bersegera mendekatinya dan menjulurkan tangannya dan bergerak berlari kesana kemari, dan Rasulullah membuat Husain tertawa hingga bisa ditangkap Rasulullah. Dan Nabi meletakkan salah satu tangannya di dagunya dan tangan lainnya di kepala dan telinganya, kemudian Husain dipeluk dan dicium dan nabi berkata; “ Husain adalah bagian dariku dan aku bagian darinya! Allah mencintai siapa orang yang mencintainya, Hasan dan Husain dua putra dari segenap putra.” (al Hadits).
Syidi syeikh Muhammad bin Ali Ba’atiyah mengatakan; “ sebenarnya setiap anak yang terlahir kedunia ini terlahir dalam keadaan pintar/tahu. Hanya saja para pendidik membutuhkan kata kunci untuk membuka cakrawala pengetahuan si anak" .
Selengkapnya baca di sini.
Sumber: Islami.co
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi