Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Recycle Station Sociolla X Sukin. (Source: Sociolla)
Dream - Melakukan kegiatan ramah lingkungan, seperti mengolah sampah, buknlah hal mudah. Banyak hal yang harus dipelajari dan dipahami untuk bisa menjaga kelestarian lingkungan secara keseluruhan.
Meski sulit, bukan berarti kamu tidak bisa melakukan apapun. Gerakan sederhana seperti menyalurkan sampah pada pihak yang mampu mengolahnya sudah cukup membantu kelestarian lingkungan. Apalagi, jika kamu melakukannya secara rutin.
Menyalurkan sampah pun bukanlah hal sulit. Beberapa tempat di pusat perbelanjaan menyediakan wadah untuk menyalurkan kemasan atau pakaian yang ingin didaur ulang.
Salah satu toko yang berhasil mengumpulkan sampah kemasan dari konsumen di pusat perbelanjaan adalah Sociolla. Penyediaan wadah penyaluran sampah kemasan tersebut merupakan hasil kolaborasi bersama brand skincare Korea, Sukin.
“ Tidak hanya menghadirkan gerai beauty omnichannel, kehadiran Sociolla juga bertujuan untuk mendorong masa depan yang sustainable bagi industri kecantikan dan mengedukasi penggiat kecantikan mengenai perilaku belanja lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan dengan mengimplementasikan 3R yaitu Recycle, Reduce, Repeat," ujar Chrisanti Indiana, Co-Founder & CMO Social Bella, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Foto: Sociolla
Akibat inisiatif 'Waste Down Kindness Up' Recycle Station yang dibuat oleh Sukin dan Sociolla, mereka berhasil mengumpulkan lebih dari 58.800 sampah kecantikan dari 4.200 konsumen dengan total berat 1,4 ton.
Nantinya, sampah tersebut akan didaur ulang menjadi material yang bermanfaat melalui Waste4Change.
" Hal ini merupakan sebuah pencapaian luar biasa yang dilakukan dalam kurun waktu 2 bulan. Kedepannya, kami akan terus berkomitmen untuk meluncurkan berbagai inovasi serta menjalankan berbagai inisiatif yang mampu membawa dampak positif bagi masyarakat serta lingkungan," ujarnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya