Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Restoran Di Dubai Dengan Menu Tradisional (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Traveling ke manapun, tidak lengkap rasanya jika tak mencicipi kuliner. Belum lagi belanja barang-barang unik di suatu daerah.
Mastercard meluncurkan hasil survei kota-kota di dunia yang menjadi destinasi utama untuk kuliner dan shopping, Global Destination Cities Index: Indulgences. Indeks ini disusun berdasarkan pengeluaran traveler untuk makan dan belanja di suatu kota.
" Baik di rumah maupun saat di tengah perjalanan, tidak ada yang dapat menyatukan orang-orang selain makanan. Hal ini menjadi pengalaman yang berharga dan memungkinkan orang untuk terhubung dengan budaya, sejarah, dan rasa unik dari setiap tempat yang mereka kunjungi," kata Executive Vice President of Consumer Marketing and Sponsorships Mastercard, Monica Biagiotti, melalui keterangan tertulis diterima Dream.

Restoran dengan menu tradisional Dubai (Foto: Shutterstock)
Sebanyak 162 kota masuk dalam indeks ini. Survei dijalankan pada 2017, mencatat pengeluaran yang cukup signifikan bagi suatu kota.
Empat kota masuk dalam daftar teratas destinasi utama kuliner. Empat kota tersebut yaitu Dubai, Uni Emirat Arab dengan total pengeluaran untuk makan mencapai US$5,94 miliar (setara Rp86,33 triliun), Palma de Mallorca, Spanyol dengan US$3,78 miliar (setara Rp54,94 triliun), Bangkok, Thailand dengan US$3,37 miliar (setara Rp48,98 triliun), dan Paris, Prancis dengan US$3,20 miliar (setara Rp46,51 triliun).

Palma de Mallorca, Spanyol (Foto: Shutterstock)
Untuk kota destinasi utama belanja, Dubai menempati posisi teratas dengan total pengeluaran mencapai US$8,91 miliar (setara Rp129,49 triliun). Posisi kedua ditempati London, Inggris dengan US$8,54 miliar (setara Rp124,12 triliun.
Posisi ketiga ada Mekah, Arab Saudi dengan US$5,76 miliar (setara Rp83,71 triliun). Posisi selanjutnua ditempati Tokyo, Jepang dengan US$5,13 miliar (setara Rp74,56 triliun).

London, Inggris (Foto: Shutterstock)
" Pengalaman merupakan hal utama yang dicari oleh para wisatawan. Oleh karena itu, kami menawarkan program-program seperti Priceless Cities untuk memungkinkan para wisatawan dapat merasakan budaya unik dari setiap kota mulai dari menyeruput anggur di Le Repaire de Bacchuss dalam Printemps Haussmann di Paris atau berbelanja di souq tradisional Dubai dengan sebuah panduan," ucap Monica.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan