BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Rumah Dengan Konsep Terbuka (Foto: Home Stratosphere)
Dream - Kecemasan atau mudah panik dialami sebagian orang karena punya masalah emosi dan psikologis yang kompleks. Hal kecil bisa jadi besar dan membuat munculnya serangan panik hingga berdampak pada kondisi fisik, seperti sesak napas hingga pingsan.
Daniel William, seorang konsultan desainer mengungkap ada trik penting untuk penataan rumah bagi mereka yang mudah panik. Langkah pertama adalah membuat tiap ruangan berkonsep lebih terbuka dengan memaksimalkan pencahayaan alami dan pertukaran udara.
" Mereka yang mudah panik biasanya akan lebih tenang dengan cahaya matahari dan udara yang segar. Untuk itu penataan tiap ruangan sebaiknya lebih terbuka dengan aliran udara
maksimal," ujar William, seperti dikutip dari Pop Sugar.
Pastikan jendela-jendela dan pintu mudah dibuka, agar ada pertukaran udara setiap hari. Begitu juga pencahayaan, jangan terlalu banyak lampu tapi pilih bentuk jendela yang besar.
Lalu hal yang tak kalah penting adalah ada elemen tumbuhan dan kesegaran dalam rumah.
" Tempatkan tumbuhan hijau atau bunga segar dalam rumah. Ini akan sangat membantu kondisi psikologis jadi lebih rileks. Kadang suasana rumah yang terlalu kaku karena perabot yang terlalu banyak, memicu stres penghuninya," kata William.
Bagi mereka yang mudah panik dan stres, kenyamanan saat tidur adalah hal yang sangat krusial. Ketika level kecemasan begitu tinggi akan sangat sulit untuk tidur. Untuk itu peralatan tidur harus dipilih yang bertekstur sangat lembut dan ringan.
" Pastikan selimut, bantal serta peralatan memiliki tekstur yang berkualitas baik. Suasana kamar juga jangan terlalu banyak detail dan dibuat setenang mungkin," ungkap William.
Sumber: Pop Sugar
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan