Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Foto: PR Sociolla
Dream - Sampah menjadi permasalahan yang dihadapi bumi dewasa ini. Beragam program untuk menyelamatkan planet yang kita cintai ini mulai digaungkan banyak pihak. Tujuannya agar tempat kita hidup ini bisa lestari sepanjang masa.
Salam satu penyumbang sampah yang cukup besar berasal dari Industri kecantikan. Volumenya yang mencapai jutaan ton sering kali membuat membuat bumi kewalahan.
Konsumsi produk kecantikan yang meningkat mendorong banyak orang berbelanja dengan implusif. Dengan wadah yang habis dipakai akan berakhir sebagai sampah yang menumpuk cukup banyak.
Perilaku konsumerisme yang mudah terbawa arus turut mendorong lebih banyak keputusan pembelian produk kecantikan tak melalui proses pemikiran panjang. Hal tersebut menuntut kita harus mulai mengubah cara kita berbelanja menjadi mindfull shopping.
© Foto: PR Sociolla
Sebagai salah satu e-commerce kecantikan di Indonesia, Sociolla membuat kampanye yang diberi nama ‘Waste Down Beauty Up’ dengan tujuan membantu mengurangi limbah industri kecantikan.
Salah satu cara untuk mendukung gerakan ini adalah melakukan budaya kecantikan yang lebih sustainable. Gerakan yang menjadi langkah awal Sociolla adalah dengan mengelol sisi packaging.
Mereka menerapkan zero bubble wrap dengan melakukan peralihan dari bubble wrap menjadi kertas daur ulang. Langkah ini diharapkan bisa mengurangi penggunaan sampah plastik sekitar 250.000 m2/tahun.
“ Cantik itu tidak harus wasteful. Kami sangat senang melihat semakin banyak pecinta kecantikan yang peduli dengan prinsip sustainable dan bersama-sama kita dapat membawa lebih banyak orang ke dalam gerakan positif ini,” ungkap Co-Founder & CMO Social Bella Chrisanti Indiana, dalam konferensi press virtual, 13 Januari 2022.
© Foto: PR Sociolla
Gerakan Waste Down Beauty Up mencakup empat inisiatif utama yang mendorong perilaku pembelian produk kecantikan yang bijak. Keempat perilaku tersebut adalah
Membaca review terlebih dahulu
Menciptakan mindful shopping atau kesadaran dalam berbelanja produk kecantikan dengan mencari informasi review dan rating dari pelanggan lain melalui aplikasi SOCO sebelum melakukan pembelian. Dengan cara ini, pelanggan didorong untuk memilih secara bijak sebelum mengambil keputusan pembelian.
Mencoba tester di toko Sociolla sebelum membeli
Banyak pelanggan langsung terdorong melakukan pembelian impulsif yang berlandaskan pada FOMO ketika melihat influencer favorit tampil mempesona dengan tren make-up terbaru, Dengan mencoba tester sebelum membeli produk, pelanggan dapat membuat keputusan lebih bijak berdasarkan bagaimana produk tersebut terlihat atau terasa di wajah/kulit mereka sendiri.
Membeli versi mini/kecil sebelum ukuran penuh
Sebuah upaya mendorong beauty enthusiast untuk mencoba produk kecantikan berukuran kecil/mini untuk menguji kesesuaian produk dengan kulit terlebih dahulu sebelum membeli produk normal/berukuran penuh.
Hadiah yang Less Waste
Sociolla kini menghadirkan pilihan hadiah elektronik (e-gift) untuk para beauty enthusiast yang mengajak mereka agar tidak memberikan barang-barang yang tidak mereka gunakan kepada orang yang mereka cintai.
Chrisanti menambahkan perusahaan akan berupaya untuk terus berinovasi agar dapat mengintegrasikan pendekatan ramah lingkungan ke dalam operasional bisnisnya. " Memastikan bahwa kami dapat terus menciptakan dampak yang konstan baik bagi konsumen kami maupun masyarakat Indonesia pada umumnya,” ujarnya.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya