Infused Water (Shutterstock.com)
Dream - Infused water bisa menjadi alternatif minuman untuk berbuka puasa. Air putih dengan potongan buah ini bisa mencegah hidrasi pada tubuh. Sehingga bisa membuat tubuh lebih cepat segar saat berbuka puasa.
Infused water menjadi pengganti teh maupun minuman lain. Potongan buah-buahan yang direndam selama beberapa jam akan menghasilkan rasa yang lebih enak pada air putih yang diminum.
Infused water juga membantu proses detoksifikasi yang mengeluarkan racun dari tubuh. Selain itu juga membantu menurunkan berat badan
Pilih buah yang bertekstur keras dan memiliki kandungan acid atau keasaman tinggi, seperti kiwi, lemon atau jeruk nipis. Bisa juga ditambahkan beberapa tumbuhan herbal dan rempah-rempah, seperti kayu manis, jahe, serai, kemangi, dan daun mint.
Sangat mudah membuatnya. Masukkan 20 hingga 30 irisan tipis buah ke dalam satu liter air putih. Simpan di kulkas selama enam hingga 12 jam agar sari buah bisa keluar. Namun, bagi yang punya lambung sensitif, isi perut dulu sebelum minum infused water yang cenderung asam.
Buah-buahan yang telah dipakai dapat dimanfaatkan hingga dua kali pemakaian. Infused water bisa bertahan hingga dua hingga lima hari asal terus disimpan di dalam kulkas.
Optimalkan infused water dengan mengombinasikan beberapa buah-buahan seperti berikut ini:

Teh hijau, daun mint, dan jeruk nipis, bisa melancarkan pencernaan dan bekerja untuk membakar lemak, meredakan sakit kepala, mengatasi susah buang air besar, dan menjaga kesehatan pernapasan.
Timun, jeruk nipis, dan lemon, bisa mengatasi perut begah karena kembung, mengontrol nafsu makan, mengatasi dehidrasi, dan menjaga kesehatan pencernan.
Stroberi dan kiwi bermanfaat menjaga kesehatan kardiovaskular, menguatkan sistem kekebalan, menurukan gula darah, dan memperlancar pencernaan.
Lemon dan Jeruk nipis sebagai sumber vitamin C yang dapat meningkatkan sistem kekbalan tubuh.