Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Credit Via Indonesian Meat Cuisine
Setelah ditunggu-tunggu, acara Indonesian Meat Cuisine yang menjadi bagian dari rangkaian kampanye BEEF UP akhirnya dilangsungkan pada Kamis, 14 Januari 2021. Pada episode perdana tersebut, Indonesia Meat Cuisine menghadirkan Chef Marco Braun. Sesuai nama acaranya, dalam kesempatan tersebut Chef Marco membagikan beragam wawasan dan pengalaman baru tentang cara membuat rendang daging sapi yang enak.
Sebelum mulai masak-masak, Chef Marco yang hendak memasak rendang, tampil unik dalam acara Indonesia Meat Cuisine. Betapa tidak, ia tampil dengan mengenakan kain dan topi Padang pakaian tradisional khas dari Sumatera Barat.
Dalam profil singkatnya, diketahui jika Marco Braun pernah menjadi Executive Sous Chef di Grand Hyatt Dubai dari September 2010 hingga Agustus 2014. Chef Marco kemudian pindah ke Bali dan menjadi Executive Chef di Grand Hyatt Bali dari Agustus 2014 sampai September 2015. Dari Oktober 2015 hingga sekarang, Marco Braun menjadi Executife Chef di Jakarta Convention Center.
Menariknya di acara Indonesia Meat Cuisine, Marco Braun mengaku jika ia sangat suka dengan budaya Minangkabau. Dan dalam kesempatan ini Chef Marco Braun akan memasak rendang dengan ciri khasnya.
Dari beberapa bumbu dan bahan-bahan yang disediakan oleh Chef Marco, ada satu bahan utama yang menarik untuk diulik. Chef Marco ternyata memilih menggunakan daging sapi Australia untuk memasak rendang ala dirinya.
Ia pun menjelaskan jika daging sapi Australia memiliki beberapa jenis, termasuk grassfed, grainfed, kemudian dari beberapa breed, seperti angus dan wagyu. Setiap jenis menurut Chef Marco memiliki kharakteristik, tekstur dan rasa yang berbeda. Hal ini termasuk grade atau marbling yang berbeda - variasi ini membuat daging sapi australia cocok untuk berbagai jenis masakan, termasuk masakan khas nusantara.
Tak ketinggalan, Chef Marco pun membagikan tips menarik untuk membuat rendang yang enak, sembari memasak di Indonesia Meat Cuisine. Pada kesempatan tersebut, Chef Marco memilih menggunakan potongan tenderloin dari daging sapi Australia. Alasan dipilih bagian tersebut, menurut Chef Marco bisa menghasilkan citarasa rendang yang sangat lezat.
Chef Marco bukanlah satu-satunya chef yang dihadirkan di acara Indonesia Meat Cuisine. Sebab, acara ini menghadirkan lima chef hebat yang berbeda-berbeda di setiap episodenya. Menariknya, masing-masing chef akan memasak kuliner khas Indonesia yang berbeda-beda dengan style masing-masing. Selain itu, kelima chef nantinya akan hadir di episode terakhir sebagai Final Big Bang.
Tonton terus episode live cooking bersama True Aussie Beef and Lamb setiap minggunya dan jangan lupa follow dan pantau terus update-nya di akun Instagram @trueaussieid. YUK, BEEF UP! Anda juga bisa mendapatkan beragam resep daging sapi lainnya dengan mengunjungi www.trueaussiebeefandlamb.id.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya