Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tasya Kamila Dan Putranya, Arrasya.
Dream - Selalu ada saja cerita kocak dari anak-anak yang baru sekolah. Mereka kerap cemas dan menangis karena tak mau pisah dari ibunya dari harus berada di kelas. Seperti Tasya Kamila, yang harus putar otak agar putra pertamanya, Arrasya, mau sekolah.
Rupanya, Arrasya masih takut ke sekolah. Bocah lucu itu kerap tak mau dan menangis jika diingatkan untuk ke sekolah.
Tasya pun melakukan banyak cara untuk merayunya. Ada satu yang akhirnya berhasil, yaitu membawa benda kesayangan Arrasya ke sekolah, kipas angin.
Bukan kipas angin yang kecil, tapi yang berukuran besar. Hal tersebut diceritakan oleh Tasya di akun Instagram @tasyakamila.


Sesampai di sekolah Arrasya masih ragu-ragu, tetapi para pengajar berusaha mendampinginya. Tak hanya itu, kipas listrik besar yang dibawanya juga ikut masuk kelas.
" Thankss to kipas, Arr gak ngambek ke sekolah," tulis Tasya.
Unggahan tersebut banyak mendapat respons warganet. Banyak yang gemas dengan tingkah lucu Arrasya.
" Boleh bawa kipas, TAPI GA SEGEDE ITU JUGA DONG ARRR," tulis salah satu akun.
" Biar gak gerah ya arrr pas pelajaran," ungkap akun lain.
Dream - Jepang dikenal dengan sistem pendidikannya yang sangat disiplin dan berkualitas. Anak-anak sejak usia di bawah lima tahun (balita) sudah dilatih untuk mandiri. Memasuki sekolah dasar (SD) mereka pun sudah terbiasa mengatur dan merapikan barang-barangnya sendiri.
Terutama saat di sekolah di mana guru dan pendamping hanya mengawasi dan mengarahkan. Aktivitas anak tingkatan SD selain mendapat materi pelajar tapi juga ditekankan pada kemandirian. Hal ini membuat mereka membawa banyak peralatan dan perlengkapan ke sekolah di hari pertama sekolah.
Rupanya di hari pertama ke sekolah, murid di Jepang bawaannya cukup heboh. Hal ini digambarkan oleh akun Instagram @bale_tenun, orang Indonesia yang tinggal di Jepang.

Lewat sebuh video ia memperlihatkan anak lelakinya yang bersekolah di salah satu SD Jepang. Tampak sang putra membawa tas punggung, dengan tas yang juga dijinjing di tangan kanan dan kiri.

Termasuk juga botol minum yang digantung di leher, lalu tas mungil yang diikat di tas punggung terlihat bergelantungan. Penasaran apa saja yang dibawa?
Pemilik akun Instagram @bale_tenun menuliskan barang-barang yang harus dibawa putranya ke sekolah di hari pertama. Bukan hanya buku, pensil dan alat tulis lain, tapi juga beberapa barang yang memang cukup banyak.

Berikut daftarnya:
1. Tas punggung khusus bernama Randsel/Randoseru berisi buku cetak, buku tulis, alat tulis.
2. Tas buku dan alat musik (pianika, suling recorder)
3. Tas alat lukis (cat warna, kuas, lap, palet)
4. Tas buku perpustakaan yg harus dikembalikan
5. Tas alat kaligrafi (kertas gulung, kuas, tinta, besi penahan)
6. Tas/kantung baju olahraga
7. Tas/kantung topi&celemek untuk tugas menyiapkan makan siang
8. Tas/kantung sepatu indoor umum dan sepatu indoor khusus lapangan olahraga (di Kansai dibedakan, di Kanto tidak)
9. Tas khusus bantalan duduk yang juga sebagai alat pelindung kepala saat bencana
10. Tas bekal makan siang bagi yag Muslim karena sekolah di Jepang umumnya tidak menyediakan makanan halal
Lihat postingan ini di Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya