Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Tidur menempati posisi penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Tubuh yang menjalani kesibukan sehari-hari memerlukan tidur untuk pemulihan sel-sel dalam tubuh. Kurang tidur akan bermasalah bagi fungsi alat-alat tubuh.
Tidur seperti makan dan olahraga yang menempati posisi sangat penting untuk menjaga dan mempertahankan kesehatan tubuh. Tidur berlebihan dan kurang tidur juga sama-sama bermasalah.
Selama ini, banyak orang yang mengalami sulit tidur. Hal ini terkadang dikarenakan gejala klinis dan psikologis. Sebelum tidur, sebaiknya Anda harus relaks. Pikiran tenang, suasana hati tenang, dan dukungan kamar tidur yang nyaman akan membuat tidur Anda semakin maksimal.
Makanan yang dikonsumsi juga mempengaruhi pada kualitas tidur. Sebaiknya tidak makan sebelum tidur. Anda bisa mengkonsumsi makanan tiga jam sebelum tidur. Sulit Tidur juga dapat ditangani dengan cara sederhana, yaitu mengkonsumsi makanan berikut ini:
Buah Pisang dan Alpukat
Pisang mengandung kandungan vitamin B yang diperlukan dalam pembentukan kalori dan serotonin. Serotonin merupakan neurotransmiter saraf ke otak, mengurangi rasa sakit, dan dapat menimbulkan rasa kantuk, relaksasi serta mengatur kestabilan emosi.
Alpukat mengandung banyak magnesium terutama bila dikonsumsi tanpa gula yang berfungsi sebagai pemancing relaksasi tubuh.
Susu
Seperti halnya pisang, susu juga mengandung serotonin yang akan dibentuk menjadi melatonin yang menimbulkan efek mengantuk dan relaks. Selain itu, cairan juga menawarkan sebuah dosis kalsium yang baik, yang bekerja di otak untuk membantu mengatur prduksi melatonin, yang merupakan zat yang secara alami akan mengontrol siklus tidur-bangun Anda.
Oatmeal
Oatmeal merangsang produksi melatonin di dalam tubuh pada malam hari. Oatmeal juga merupakan sumber karbohidrat yang mengandung serat cukup banyak disamping kandungan vitamin dan mineral. Karbohidrat juga melepaskan serotonin yang dapat mengurangi stress dan membuat Anda merasa lebih rileks.
Madu
Kandungan gula dalam madu dapat meningkatkan energi. Selain itu gula pada madu dapat memberitahu otak Anda untuk menurunkan kinerja orexin, neurotransmiter yang berhubungan dengan kesadaran Anda. Madu juga mengandung berbagai macam vitamin dan mineral, termasuk kalsium dan magnesium, keduanya mampu memberi efek relaksasi.
Kacang-kacangan
Kacang tanah banyak mengandung niacin, yang merupakan nutrisi yang membantu untuk meningkatkan pelepasan serotonin dalam tubuh. Kacang memang memiliki lemak dan kalori yang tinggi, tapi jika Anda mengkonsumsi dalam jumlah wajar maka tidak akan bermasalah pada kesehatan.
Keju
Susu yang terkandung dalam keju dapat merangsang saraf untuk rileks dan menghilangkan ketegangan sehingga memudahkan orang terserang rasa kantuk. Membantu Anda mendapatkan istirahat yang baik di malam hari.
(Ism, berbagai sumber)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya