Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Maldives (Foto: Shutterstock)
Dream - Negara kepulauan Maldives atau Maladewa saat ini dalam masalah setelah presidennya menyatakan negara ini dalam keadaan darurat akibat krisis politik yang mendalam.
Negara kepulauan di Asia Selatan, yang terletak di Samudra Hindia itu merupakan " hotspot" populer bagi wisatawan yang mencari perairan biru dan pasir putih. Tapi ketegangan tinggi terjadi di negara itu setelah Presiden Abdulla Yameen menantang perintah Mahkamah Agung Maladewa untuk membebaskan anggota partai oposisi dan mengirim militer guna memblokade ruang sidang.
Protes besar-besaran pun terjadi di Maladewa. Terkait itu, apakah masih aman bagi wisatawan untuk bepergian ke sana?
Dalam sebuah pernyataan minggu lalu, pemerintah Maladewa meyakinkan wisatawan bahwa mereka akan tetap disambut. " Semua bisnis terkait pariwisata akan beroperasi seperti biasa dan Maladewa tetap stabil," menurut pernyataan yang dibacakan, laporan CNN.
Namun, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat telah mengeluarkan peringatan perjalanan bagi warganya yang ingin berkunjung ke Maladewa. Pasalnya, demonstrasi besar-besaran diperkirakan masih akan terjadi di sana hingga 15 Februari mendatang.
" Serangan mungkin terjadi di pulau-pulau terpencil. Negara kepulauan tersebut saat ini berada di tingkat 'travel advisory' 2 dari 4, dengan 4 adalah yang paling berbahaya," kata penasihat Departemen Luar Negeri AS.
Kantor Urusan Luar Negeri Persemakmuran Inggris (FCO) pun turut menanggapi perkembangan kondisi terakhir di Maladewa. " Jika Anda berada di Male, Anda harus berhati-hati dan menghindari demonstrasi," saran penasihat dari kantor tersebut. " Meski tidak ada laporan bahwa pulau-pulau terpencil, resor atau Bandara Internasional Male terpengaruh."
" Sebagian besar kunjungan ke Maladewa bebas dari masalah," tambah FCO.
" Masalah yang paling umum dihadapi wisatawan Inggris adalah paspor hilang atau dicuri, tenggelam saat berenang atau kecelakaan."
(Sumber: travelandleisure.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya