Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - AirAsia X kembali meraih penghargaan bergengsi dunia. Maskapai bertarif hemat ini mampu bersaing dengan perusahaan penerbangan lain.
Terbaru, dalam ajang Farnborough Airshow yang digelar Selasa, 12 Juli 2016. AirAsia X menyabet gelar Kabin Kelas Premium Berbiaya Hemat Terbaik Dunia dan Kursi Premium Berbiaya Hemat Terbaik Dunia.
Penghargaan ini bukan yang perdana. Tak tanggung-tanggung, maskapai milik Tonny Fernandes ini “ memonopoli” penghargaan ini selama empat tahun terakhir.
Tak heran memang, karena sebagai maskapai bertarif hemat, AirAsia X tetap memberi pelayanan maksimal dan memanjakan penumpang dengan berbagai fasilitas eksklusif.
AirAsia X bahkan menjadi maskapai berbiaya hemat pertama di dunia yang memperkenalkan kursi flatbed, berspesifikasi standar kelas bisnis dengan lebar 20 inci, dengan sandaran kaki sepanjang 60 inci yang dapat direntangkan hingga sepanjang 77 inci dalam posisi bersandar penuh.
Kursi Premium Flatbed AirAsia X hadir dilengkapi dengan stop kontak universal, sandaran kepala yang dapat direbahkan, serta rangkaian fasilitas pribadi seperti meja lipat, tempat meletakkan gelas, lampu baca, dan sekat pembatas kursi.
Pelanggan yang memesan Kursi Premium Flatbed juga dapat menikmati pelayanan premium lainnya, mulai dari layanan prioritas untuk check-in, boarding, penanganan bagasi, kapasitas bagasi hingga 40 kg, hingga makanan dalam penerbangan serta bantal dan selimut.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya