Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Manado (Foto: Shutterstock)
Dream - Pesona Manado sepertinya tidak akan pernah ada habisnya menggoda sineas dunia. Tengok saja film 'Predecessor 3: Goodbye Former'. Film besutan sineas Tiongkok yang sukses mengangkat pesona Manado ke layar perak.
Torehan gemilang langsung dibukukan film bergenre roman urban ini. Di hari pertama pemutaran, film ini langsung menempati tiga besar box office di Tiongkok. Tiket terjual minimal 70% hingga mendatangkan pendapatan RMB 1,4 miliar. Padahal harga tiket itu dibanderol RMB 50 sampai RMB 100. Dibintangi Han Geng dan Zheng Kai, film ini berhasil memanaskan daratan Tiongkok yang memasuki musim salju.
" Masuknya film yang syuting di Manado menjadi box office di Tiongkok tentu luar biasa. Secara teknis film ini berkualitas. Alur cerita menarik dan pengerjaannya bagus," ujar Kepala Dinas Pariwisata Daerah Provinsi Sulut Daniel A Mewengkang, dikutip dari keterangan pers tertulis, Senin 15 Januari 2018.
Rekor baru ditorehkan film ini. Predecessor 3 diklaim melewati status blockbuster milik 'Passing Your World' atau 'Beijing Meets Seattle'. Pemerhati film Tiongkok pun memprediksi, film ini akan menembus pendapatan RMB 1,8 miliar dalam waktu dekat. " Packaging dari film ini juga disempurnakan dengan lokasi syuting yang eksotis. Wajar bila banyak yang menyukainya," terang Daniel.
Memakai trailer-nya sebagai acuan, Predecessor 3 mengeksplor semua latar. Klub malam yang glamor hingga nuansa hangat rumah dipilih sebagai warna latarnya. Untuk outdoor, kota beserta landmark-nya plus nuansa laut pun dieksplorasi total. Keindahan pantai beserta bawah laut Manado menjadi spot yang menonjol di film tersebut.
" Sutradara film Predecessor 3 jeli. Keindahan bawah laut Manado juga muncul. Keindahan bawah laut Manado sudah sudah tidak diragukan lagi dengan Bunakennya," ujar Daniel.
Menjadi ikon dunia dan diakui UNESCO, Bunaken adalah surganya bawah laut Manado. Menempati perairan seluas 89.065 hektar, taman laut ini punya 13 dive spot. Kedalamannya bervariasi hingga 1.344 meter. Aneka warna terumbu karangnya wow dengan 2.000 spesies ikan dan biota laut lainnya. Unicorn, sweetlip, trigger, dansel, dan wrase adalah ikan yang kerap dijumpai.
Bila menyelam di kedalaman 1.000 meter, ikan besar akan menyapa. Hiu kepala martil, lumba-lumba, pari, layar, marlin hingga ikan paus akan menemani penyelam menikmati suasana. " Bunaken memang terkenal. Namun Manado bukan hanya Bunaken. Masih banyak spot bagus lainnya. Taman Laut Tumbak, Pulau Siladen, Pulau Lembah, juga Pantai Malalayang. Pilihan lokasi film Predecessor 3 sudah tepat," jelas Daniel.
Mengacu film Predecessor 3, atraksi di Manado itu juara. Pemerintah daerahnya juga getol mengembangkan pariwisata. Amenitasnya jangan ditanya. Dari mulai homestay sampai hotel dan resort berkelas ada di Manado. Mencari harga di atas Rp1 juta, Ibis Manado City, Heine Hotel & Resto, Onong Resort, atau Bahowo Lodge bisa menjadi referensi. Untuk medium ada Novotel, NDC Resort & Spa, dan Grand Luley. Homestay pun bertebaran di Manado.
" Hotel di Manado itu bagus-bagus dan nyaman. Mau penginapan yang lebih intim tinggal menginap di homestay desa wisata. Soal fasilitas jangan ragu, fasilitasnya tidak kalah dengan hotel berbintang. Harganya pun sangat terjangkau," katanya.
Kulinernya? Yang khas dan nikmat banyak. Nasinya bisa dipilih. Yang Kuning Saroja atau Jaha. Lauknya Ayam Tuturuga, Ayam Woku Woku, atau Ikan Cakalang Fufu. Biar tambah nikmat ditambah Sambal Roa atau Sambal Bakasang. " Kalau kuliner tidak perlu berbusa-busa diterangkan. Sudah pasti nikmat. Kalau harga ya sudah pasti murah-murah," tutur Daniel.
Soal akses tidak perlu diragukan lagi. Sudah ada 15 tujuan penerbangan domestik dan 9 penerbangan internasional ke Manado. Koneksi internasionalnya langsung tersambung dengan Singapura dan 8 kota di Tiongkok.
Fasilitas Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado juga makin keren. Sudah banyak upgrade dilakukan oleh bandara ini. Tahun ini Kapasitasitas terminal dinaikkan jadi 30.000 meter persegi. Panjang runway juga digenapi 3.000 meter.
Tampilnya Manado di film produksi Tiongkok pun disambut gembira oleh Menpar Arief Yahya. Dia jadi makin yakin, pamor Manado akan makin berkibar di level dunia. Sebab, fenomena menziarahi tempat-tempat yang berada dalam film, bukanlah hal baru. Selama ini film terbukti menjadi promosi yang baik bagi pariwisata.
" Manado sudah sering digunakan sebagai lokasi syuting. Sineas-sineas asal Korea Selatan sering ke sana. Manado punya segalanya. Attraction, accessibility, dan amenities sudah oke semua. Dengan respon besar dari film Predecessor 3, kami yakin akan semakin banyak wisatawan Tiongkok yang ke Manado," tegas Menteri Pariwisata Arief Yahya.
(Sumber: Kementerian Pariwisata)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya