Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Wanita Dengan Rambut Beruban. (Source: Shutterstock)
Dream - Kulit bukanlah satu-satunya bagian tubuh yang dapat menunjukkan proses penuaan. Rambut pun akan menunjukkan hal yang sama dengan uban.
Setiap orang dapat memiliki uban di waktu-waktu yang berbeda. Bahkan, tidak jarang uban ditemukan pada orang yang masih berusia sangat muda dan belum mengalami proses penuaan pada kulit.
Hal inilah yang menjadi pertanyaan banyak orang. Mengapa uban bisa muncul lebih dini atau lebih lama pada sebagian orang? Apakah yang memengaruhi munculnya uban?
Dilansir Cosmopolitan.uk, berikut penjelasan pakar seputar uban yang dapat kamu ketahui.
" Biasanya, perempuan mulai memiliki uban sekitar usia 30-an. Ketika menginjak usia 50, setengah dari rambutnya akan memutih," ungkap Madeleine Preston, Ahli Trichologi.
Mengapa seseorang memiliki uban?
" Uban terbentuk dari campuran pigmen rambut normal dan rambut putih. Ketika pigmen normal rambut tidak diproduksi kembali, rambutmu pun akan berubah warna menjadi putih" .
Munculnya uban disebabkan oleh faktor nutrisi, hormonal, stres dan genetik. Genetik menjadi faktor paling besar jika rambutmu lebih cepat beruban.
Umumnya, ras kaukasian memiliki uban lebih cepat. Jika mengalami penyakit tertentu seperti diabetes, anemia pernisiosa atau gangguan tiroid, rambutmu pun bisa lebih cepat beruban.
Namun jika ingin melakukan upaya pencegahan, kamu bisa mengontrol stres, menjaga keseimbangan hormonal serta mencukupi asupan nutrisi harian.
Kamu bisa mengonsumsi telur, ikan atau makanan tinggi protein lainnya untuk menjaga kesehatan rambut. Makanan yang mengandung zat besi, kalsium, seng, vitamin D, B6 dan B12 juga dapat meningkatkan kesehatan rambut.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya