Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Kolang-kaling atau dikenal juga dengan sebutan buah atap identik dengan kehadiran bulan suci Ramadan dan Idul Fitri. Meski bukan makanan khas, namun kolang-kaling banyak dimanfaatkan di dua bulan Islam tersebut secara maksimal di Indonesia.
Bentuknya yang kenyal berwarna putih transparan dengan bentuk lonjong merupakan ciri khas utama kolang-kaling. Kolang-kaling merupakan hasil panen dari biji pohon arena atau pohon enau.
Sebelum bisa berbentuk seperti yang banyak ditemui di pasaran, kolang-kaling berbentuk pipih dan bergetah. Setelah dipanen, buah enau muda akan memasuki tahap pembakaran untuk memudahkan memisahkan kulit dan biji buah.
Tahap berikutnya dilanjutkan dengan mengupas dan melepaskan inti biji (endosperma) dari kulit buah. Pada tahap ini kolang-kaling akan direbus kemudian direndam dengan larutan air kapur selama beberapa hari.
Proses fermentasi ini yang akan menghasilkan warna putih bening dan bentuk lonjong. Petani kolang-kaling akan memukul inti buah enau untuk mendapatkan bentuk buah yang lonjong.
Pada bulan Ramadan, kolang-kaling banyak diolah menjadi pendamping kolak atau es campur. Sementara jelang Lebaran, buah bertekstrur kenyal ini kerap diolah menjadi manisan yang dibuat dalam warna warni terang untuk menggugah selera.
(dari berbagai sumber)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya