Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Prosedur Epidural (Foto: Shutterstock)
Dream - Rasa nyeri persalinan jadi salah satu yang paling dikhawatirkan para ibu jelang melahirkan. Terutama jika nyeri kontraksi terjadi cukup lama sementara bukaan tak kunjung lengkap.
Untuk meredakan nyeri tersebut sebenarnya bisa dilakukan prosedur epidural, yaitu anestesi/ pembiusan di saraf untuk menghalangi sinyal nyeri ke otak sehingga ibu merasa lebih nyaman
dan tenang. Prosedur ini hanya boleh dilakukan oleh dokter spesialis anestesi, caranya dengan menyuntik obat bius di bagian punggung ibu.
Banyak para calon ibu yang penasaran dengan prosedur ini. Dalam " The Epidural Book: A Woman's Guide to Anesthesia for Childbirth" yang ditulis Richard Siegenfeld, M.D ada fakta penting yang wajib diketahui calon ibu dan ingin tahu soal epidural.
1. Apa efek epidural terhadap bayi dan ibu?
Meskipun epidural tidak memperlambat pelebaran serviks atau meningkatkan risiko memerlukan operasi caesar, tapi bisa memperpanjang fase pengalihan persalinan rata-rata 20 menit. Prosedurnya juga bisa meningkatkan suhu tubuh dan meningkatkan kemungkinan terkena demam.
Bagian atas tubuh yang diberi epidural berhubungan dengan reaksi normal terhadap rasa sakit. Nyeri menyebabkan pelepasan hormon stres ke dalam aliran darah, yang bisa meningkatkan detak jantung dan mengalihkan darah dari rahim. Sementara pada bayi belum ada penelitian yang menunjukkan efek buruk epidural bagi janin.
2. Apakah prosedurnya sangat sakit?
Prosedur penyuntikan epidural memang sangat tidak nyaman. Ibu diminta membungkuk, kemudian dokter menyuntikan obat di bagian punggung dengan jaruk yang cukup besar. Rasa
sakitnya seperti menyengat selama 5 detik. Tapi setelahnya level nyeri kontraksi bisa lebih ditoleransi dan ibu akan merasa lebih nyaman.
3. Bagaimana jika kontraksi muncul selama prosedur?
Kontraksi bisa muncul kapan saja dan bahkan dalam kurun waktu selama 2 menit. Dokter akan bekerja seefektif mungkin agar prosedur berjalan cepat dan lancar. Tidak masalah jika
kontraksi terjadi selama prosedur dilakukan.
Prosedur epidural biasanya dilakukan pada ibu yang memiliki level toleransi terhadap rasa nyerinya sangat rendah. Sahabat Dream bisa menanyakan dan konsultasi soal prosedur ini pada dokter kandungan, sebelum persalinan dilakukan.
Sumber: Fit Pregnancy
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia