Sabtu, 17 Oktober 2026 Cari

Menguak Fakta Epidural, Bius Penghilang Rasa Nyeri Persalinan

Reporter : Mutia Nugraheni
Senin, 29 Januari 2018 16:04
Menguak Fakta Epidural, Bius Penghilang Rasa Nyeri Persalinan
Prosedur ini hanya boleh dilakukan oleh dokter spesialis anestesi.

Dream - Rasa nyeri persalinan jadi salah satu yang paling dikhawatirkan para ibu jelang melahirkan. Terutama jika nyeri kontraksi terjadi cukup lama sementara bukaan tak kunjung lengkap.

Untuk meredakan nyeri tersebut sebenarnya bisa dilakukan prosedur epidural, yaitu anestesi/ pembiusan di saraf untuk menghalangi sinyal nyeri ke otak sehingga ibu merasa lebih nyaman
dan tenang. Prosedur ini hanya boleh dilakukan oleh dokter spesialis anestesi, caranya dengan menyuntik obat bius di bagian punggung ibu.

Banyak para calon ibu yang penasaran dengan prosedur ini. Dalam " The Epidural Book: A Woman's Guide to Anesthesia for Childbirth" yang ditulis Richard Siegenfeld, M.D ada fakta penting yang wajib diketahui calon ibu dan ingin tahu soal epidural.

1. Apa efek epidural terhadap bayi dan ibu?
Meskipun epidural tidak memperlambat pelebaran serviks atau meningkatkan risiko memerlukan operasi caesar, tapi bisa memperpanjang fase pengalihan persalinan rata-rata 20 menit. Prosedurnya juga bisa meningkatkan suhu tubuh dan meningkatkan kemungkinan terkena demam.

Bagian atas tubuh yang diberi epidural berhubungan dengan reaksi normal terhadap rasa sakit. Nyeri menyebabkan pelepasan hormon stres ke dalam aliran darah, yang bisa meningkatkan detak jantung dan mengalihkan darah dari rahim. Sementara pada bayi belum ada penelitian yang menunjukkan efek buruk epidural bagi janin.

2. Apakah prosedurnya sangat sakit?
Prosedur penyuntikan epidural memang sangat tidak nyaman. Ibu diminta membungkuk, kemudian dokter menyuntikan obat di bagian punggung dengan jaruk yang cukup besar. Rasa
sakitnya seperti menyengat selama 5 detik. Tapi setelahnya level nyeri kontraksi bisa lebih ditoleransi dan ibu akan merasa lebih nyaman.

3. Bagaimana jika kontraksi muncul selama prosedur?
Kontraksi bisa muncul kapan saja dan bahkan dalam kurun waktu selama 2 menit. Dokter akan bekerja seefektif mungkin agar prosedur berjalan cepat dan lancar. Tidak masalah jika
kontraksi terjadi selama prosedur dilakukan.

Prosedur epidural biasanya dilakukan pada ibu yang memiliki level toleransi terhadap rasa nyerinya sangat rendah. Sahabat Dream bisa menanyakan dan konsultasi soal prosedur ini pada dokter kandungan, sebelum persalinan dilakukan.

Sumber: Fit Pregnancy

Beri Komentar