7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Foto: Batam Wonderfood & Art Bazaar Ramadhan/Kemenparekraf
Dream - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengapresiasi ajang Batam Wonderfood & Art Bazaar Ramadhan sebagai momentum kebangkitan potensi ekonomi kreatif di Kepulauan Riau, khususnya di Kota Batam.
Dalam kunjungannya pada Rabu, 30 Maret 2022 ke Batam Wonderfood & Art Bazaar Ramadhan di Taman Dang Anom, Sandiaga mengatakan Batam mempunyai potensi ekonomi kreatif yang kaya di subsektor kuliner, kriya, dan fesyen.
Bazar yang berlangsung sejak 30 Maret hingga 24 April 2022 itu diikuti 65 UMKM.
" (Bazar) ini akan bertambah lagi dan ini adalah referensi. Kenapa? Karena ini tatanan ekonomi baru kita, jadi kegiatannya dilakukan dengan bingkai protokol kesehatan secara ketat dan disiplin," kata Sandiaga.
" Di Dang Anom ini kita lihat di suasana yang penuh dengan keceriaan ini mudah-mudahan kebangkitan ekonomi ini bisa kita jaga dan terbuka peluang usaha dan lapangan kerja," tambahnya.
© Foto: Batam Wonderfood & Art Bazaar Ramadhan/Kemenparekraf
Sandiaga mengungkapkan ada beberapa langkah yang perlu dilaksanakan untuk mengembangkan potensi UMKM yang ada di Batam agar potensinya semakin meningkat ke level yang lebih tinggi.

" Mulai dari pelatihan, pendampingan, kita harus bantu juga perizinan dan pemasaran, terakhir kita harus berikan akses pembiayaan. Sehingga mereka secara holistik bisa bersaing di sini, di mana Batam ini merupakan Free Trade Zone," katanya.
Selain itu, Sandiaga juga menceritakan pengalamannya mencoba meracik teh tarik bersama Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Marlin Agustina.
© Foto: Batam Wonderfood & Art Bazaar Ramadhan/Kemenparekraf

Menurutnya pengalaman meracik teh tarik ini merupakan suatu pengalaman yang sangat menarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Batam.

" Itu adalah daya tarik, semakin banyak busanya semakin bagus. Busa ini akan semakin banyak jika ditarik lebih tinggi dan itulah sensasinya jadi ini sangat menarik dan ini experience, daya tarik tersendiri bagi wisatawan di mana wisatawan diberikan kesempatan meracik sendiri teh tariknya," kata Sandiaga.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?