7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Foto: Revitalisasi Pulau Belibis/Kemenparekraf RI
Dream - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, berharap Pulau Belibis yang tengah direvitalisasi bisa menjadi destinasi wisata unggulan di Solok, Sumatera Barat.
" Revitalisasi Pulau Belibis ini merupakan hasil kolaborasi dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang saat ini masih dalam proses," ujar Sandiaga saat meninjau revitalisasi Pulau Belibis, di Solok, Sumatera Barat, Rabu, 14 April 2022.
" Harapannya, ini akan menjadikan Pulau Belibis sebagai destinasi unggulan," tambah Sandiaga.

Di destinasi wisata yang berada di Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok, Sumatera Barat, ini terdapat penangkaran burung belibis. Namun, jumlahnya kian berkurang.
Ia juga berharap dengan adanya revitalisasi tersebut akan meningkatkan populasi burung belibis, agar jadi daya tarik wisatawan.
© Revitalisasi Pulau Belibis/Kemenparekraf RI
Sandiaga menyampaikan upaya meningkatkan jumlah wisatawan, ia mengimbau agar destinasi Pulau Belibis menghadirkan ekowisata, hingga pengembangan atraksi water sport.


" Kita ingin juga menghadirkan ekowisata, di samping itu ada juga daya tarik wisata berbasis water sport yang mungkin bisa dikembangkan. Semua bisa kita lakukan dengan konsep pemulihan ekonomi pembukaan peluang usaha pasca pandemi," kata Sandiaga.
Dukungan Kemenparekraf/Baparekraf khususnya pembiayaan pembangunan destinasi pariwisata melalui instrumen Dana Alokasi Khusus (DAK) Penugasan Bidang Pariwisata pada 2021 untuk Kota Solok adalah sebesar Rp6,3 Milyar dengan rincian Rp5,4 Milyar untuk DAK Fisik dan Rp862,5 Juta untuk DAK Non Fisik.
© Revitalisasi Pulau Belibis/Kemenparekraf RI
Lebih lanjut, Sandiaga juga menyampaikan bahwa Kota Solok merupakan salah satu daerah yang memiliki event berskala nasional yang termasuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yaitu Rang Solok Baralek Gadang yang akan dilaksanakan pada tanggal 22-25 September 2022.
Ia mengusulkan agar event yang akan dilaksanakan bisa menciptakan narasi tentang nilai-nilai luhur Kota Solok.
" Event ini kita pastikan semakin mempercepat momentum pemulihan kita, dan berdampak pada lapangan kerja seluas-luasnya. Maka, event ini harus mempunyai kekuatan cerita. Jadi, event bukan sembarang event, tapi harus ada narasi, misal kenapa Solok ini strategis. Nah, ini yang harus kita dorong," ujarnya.


Sementara itu, Wali Kota Solok, Zul Elfian, menyampaikan pihaknya akan all out untuk menggelar Kharisma Event Nusantara di Kota Solok.
" Insya Allah pada September kita tampilkan all out semua potensi budaya Kota Solok dengan segala seninya," ujar Elfian.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?