Sabtu, 17 Oktober 2026 Cari

'Modal' Penting untuk Remaja Putri yang Mulai Puber

Reporter : Mutia Nugraheni
Kamis, 15 Juni 2017 10:03
'Modal' Penting untuk Remaja Putri yang Mulai Puber
Masa puber bagi remaja putri kadang lebih berat karena ia tak ingin tubuhnya berubah.

Dream - Melewati masa puber selalu jadi tantangan yang tak mudah bagi anak remaja putri di rumah. Tubuhnya mulai berubah, begitu juga kondisi psikologisnya. Pendampingan tentunya dibutuhkan, terutama dari orangtua.

" Sebagai 'modal' awal, orangtua sebaiknya melalukan pembicaraan yang membahas seputar masa-masa puber ini pada anak. Jangan biarkan anak mengetahui dari sumber yang salah," ujar
Ray Armand, seorang psikolog anak, seperti dikutip dari KidSpot.

Membuka diskusi bisa diawali dengan canda atau tema-tema yang menyenangkan. Buatlah suasana pembicaraan dua arah, anak remaja bisa bertanya dan menyampaikan pendapat.
Misalnya mulai dari jenis pembalut yang suka digunakan ibu.

" Ibu bisa mengenalkan perbedaan tiap varian pembalut atau ragam merek yang ada di pasaran. Jelaskan ada banyak jenis pembalut, dengan gel, bersayap, yang tipis dan tebal. Remaja putri
yang tak pernah memakainya pasti akan merasa bingung saat membuka kemasannya, kecuali ia sudah pernah melihat saudari atau ibunya menggunakannya," ungkap Armand.

Jelaskan juga pada remaja putri kesayangan Anda kalau di masa puber akan ada banyak perubahan dalam tubuhnya. Payudara akan membesar dan ia harus mengenakan bra atau miniset, dan hal itu normal bukan hal yang harus ditutupi.

" Begitu juga area intimnya akan ditumbuhi bulu, aroma tubuhnya akan menjadi sangat keras, sehingga harus mengenakan deodoran. Hal-hal detail tersebut sebaiknya diketahui anak dari
penjelasan orangtuanya," ungkap Armand.

Masa puber bagi remaja putri kadang lebih berat karena ia tak ingin tubuhnya berubah. Apalagi jika jerawat mulai tumbuh di wajahnya dan ia kehilangan kepercayaan diri.

" Pastikan orangtua menyadari saat anak remaja cenderung jadi lebih diam dan menarik diri. Mereka butuh semacam panduan dan tempat bertanya dan situasikan komunikasi yang terbuka
dan nyaman bagi anak," kata Armand.

 

Beri Komentar