Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
(Foto: Instagram Nina Nugroho))
Dream - Berhijab bukan lagi kendala. Jika dulu banyak pro kontra, kini busana tertutup malah dipasarkan dimana-mana. Nina Nugroho menjadi salah satu penggiatnya.
Memulai karier sebagai desainer abaya pada 8 tahun silam, kini Nina memutuskan untuk berganti gaya. Brand yang mulai ditekunianya sejak 5 tahun terakhir fokus mendesain office wear.
“ Awal 2018 ini, manajemen memutuskan fokus ke office saja. Tagline-nya kita kan modest fashion for active muslimah. Karena banyak sekali muslimah yang bekerja, tapi mereka tidak banyak mendapat asupan bagaimana cara mereka berpakaian,” ujarnya di kawasan Jakarta Selatan, Jumat lalu.

Selama dua tahun terakhir, Nina melihat karyanya telah berkembang sangat pesat. Tidak hanya penjualan, tapi sempat juga diundang ke Turki dan Malaysia untuk memperkenalkan office wear buatannya.
“ Nanti di Asia Islamic Fashion Week akan ada 10 look. Tapi, yang satu look itu kan ada 3 pieces lagi, jadi total yang diproduksi itu 10 kali 4 ya. Jadi, 40-an lebih ya,” katanya.
Menyadari mobilitas muslimah di kota besar yang padat, Nina memilih bahan yang tidak mudah kusut dan tetap sejuk ketika dipakai. Terlebih, ia sangat menyukai pemakaian outer yang menambah kesan rapi dan formal.

“ Bahannya sendiri variatif. Untuk koleksi ini saja, bahannya mirip dengan Chanel. Jadi bagus banget. Nggak gampang kusut. Dan menurut saya, outer itu membedakan penampilan. Misalnya kita tiba-tiba harus meeting, dengan tambahan outer kelihatannya lebih rapi,” jelasnya.
Ia mengaku mendapat dukungan dari sang suami dan lingkungan sekitarnya untuk lebih serius dengan passion-nya. Tidak hanya mendesain pakaian yang nyaman dan sesuai kaidah Islam, ia pun ingin menginspirasi perempuan untuk berpenampilan lebih rapi dan enak dipandang saat bekerja di tengah kota.
“ Nah, kita ingin membangun kepercayaan diri pada perempuan dengan cara berpakaian dulu. Kalau kita udah mencuri perhatian dari penampilan, baru deh, kita punya kesempatan untuk mempresentasikan diri,” tuturnya.

Menurut Nina, hadirnya banyak modest fashion designers, membuka banyak peluang bagi muslimah untuk menutup aurat sesuai kaidah Islam.
“ Kalau dulu kan, gap-nya besar sekali. Kalau mau berhijab kayaknya benar-benar mikir banget. Takut bau, takut nggak keren, atau nggak gaul. Sekarang dengan banyaknya desainer modest fashion, sebenarnya muslimah punya banyak alternatif untuk mereka membeli style yang seperti apa,” imbuhnya.
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari