Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Festival Kota Lama Dan Pasar Malam Sentiling 2016 (Foto: Kemenpar)
Dream - Semarang kaya akan heritage peninggalan Belanda. Salah satu contohnya adalah Tentoonstelling yang baru-baru ini kembali diperingati lewat 'kemasan' acara Festival Kota Lama dan Pasar Malam Sentiling 2016, pada 16-18 September ini. Lokasinya di Kolam Retensi 'Polder' Tawang. Persis di depan stasiun kereta api.
" Acaranya keren. Ada performance musik Barat, dan musik Nusantara. Ada jenis klasik, jazz, dan nge-rock. Semua tampil saat pembukaan hingga selesai. Penyanyi Tri Utami juga tampil, lalu hari ke-2 panggung diisi oleh Symphony Kota Lama," jelas Hari Untoro Drajad, Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Multikultural di Kota Lumpia Semarang.

Acaranya sendiri tergolong sukses, menurut Hari, antusiasime warga kota Semarang cukup tinggi menyaksikan pertunjukan demi pertunjukan. Menpar Arief Yahya mengapresiasi kegiatan untuk menghidupkan Kota Lama ini. Sebelumnya festival tahunan ini diberi nama Festival Kota Lama. Saat itu tema Festival Kota Lama 2014 adalah 'Merayakan Semarang', yang sekaligus untuk memperingati sebuah perhelatan akbar di era kolonial Belanda bernama Tentoonstelling.
Tentoonstelling merupakan pameran terbesar pada tahun 1914 yang diikuti oleh beberapa negara seperti China, Australia, dan lain-lain. Dalam acara ini diadakan juga pertandingan sepakbola internasional yang pertama, sehingga pameran ini menjadi bagian penting dari sejarah persepakbolaan Indonesia. Tak dapat dipungkiri jika dengan adanya Tentoonstelling ini telah menjadikan kota Semarang menjadi mendunia.
Menyadari itu semua, kata Hari, maka diadakanlah kegiatan serupa untuk kembali mengenang acara tersebut. Namun kata 'Tentoonstelling' oleh masyarakat Jawa diplesetkan menjadi 'sentiling' karena pengucapan kata menjadi lebih mudah.

Tema besar Pasar Malam Sentiling kali ini adalah 'Kuno Kini Nanti'. Ini menunjukkan bahwa situasi di masa lampau, sekarang dan di masa yang akan datang memiliki keterkaitan satu sama lain.
Kawasan Kota Lama dibagi sesuai dengan tema acara. Di area 'Kuno', akan dihadirkan berbagai kuliner tempo doeloe, pakaian tempo doeloe, photobooth yang sejalan dengan tema tempo doeloe, lagu-lagu tempo doeloe di tahun-tahun sebelum 1960 dan pasar klitikan.
Di area 'Kini' yang berada di wilayah sekitar Kolam Retensi Tawang akan ada panggung apung (floating stage). Mirip dengan yang di Pesona Danau Toba 2016 lalu. Panggung tersebut menjadi tempat pertunjukan bagi artis-artis Indonesia yang akan mengkolaborasikan musik klasik, jazz, dan lain sebagainya dengan musik Nusantara masa kini.

Area 'Nanti' diisi dengan pameran foto, gambar dan hasil research vision branding Kota Lama bekerjasama dengan The Missing Link dari Belanda. Dan yang tak kalah menarik adalah adanya pameran foto tentang kehidupan di Kota Lama oleh fotografer asal Belanda, Isabelle Boon (dipamerkan di Tekodeko Koffiehuis). Festival tahun ini memiliki 3 gerbang utama, yaitu di Taman Srigunting dan dua gerbang di Jalan Merak.
(Sumber: Kementerian Pariwisata)
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari