Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Observatorium Ikan Paus Di Australia (Lonely Planet)
Dream - Pernahkah kamu melihat adegan film saat manusia masuk ke dalam perut ikan paus? Kita tidak bisa membayangkan hal itu bisa terjadi di dunia nyata.
Tetapi di Australia, kamu bisa merasakan sensasi masuk ke perut ikan terbesar di dunia itu. Bahkan dapat melihat pemandangan bawah laut.
Dikutip dari Lonely Planet, setelah melewati banyak pilihan, saat ini desain untuk pusat observasi bawah air Australia telah diresmikan. Bangunannya dikonsep menyerupai bentuk ikan paus dengan sebagian badannya tenggelam di laut dan sebagian lagi di atas.
Tempat tersebut nantinya akan menjadi observatorium laut terbesar di Australia. Lokasinya berada di ujung Dermaga Busselton, 2 kilometer dari bibir pantai.

Selain dilengkapi dengan jalur bawah air dan tempat makan, destinasi ini tersebut juga menampilkan pemandangan kehidupan bawah laut yang mendebarkan. Rencananya, konstruksi bangunan mulai dikerjakan pada 2021 dan akan dibuka pada Desember 2022.
Sebelum desain ikan paus ditetapkan, terdapat dua pilihan desain lain. Desain-desain tersebut ditawarkan dalam lelang terbuka dengan dana yang disiapkan sebesar 30 juta dolar Australia, setara Rp325 miliar.
Tetapi akhirnya desain Cetacea yang terpilih, berupa bentuk ikan paus mengangkat kepalanya di atas Teluk Geographe. Bentuk dan warna The Rock tersebut terinspirasi oleh Castle Rock di Australia barat, dan Voyage meniru siluet dan garis kapal yang ditambatkan di dermaga. Baca Architects merupakan arsitek utama dalam proyek ini.

Pada bagian dalam, tempat ini memiliki bukaan yang berfungsi sebagai mata ikan paus. Pengunjung dapat melihat pemandangan bawah air.
Nantinya pengunjung akan dipandu melalui galeri seni dan ruang pameran menuju lantai observatorium yang besar.
" Ini sama otentiknya dengan yang didapat, karena orang-orang berada di dalam tangki dan ikannya melihat ke dalam," ujar Ketua Busselton Jetty, Barry House.
Laporan: Yuni Puspita Dewi
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya