Ingin Memperlambat Penuaan? Studi Ungkap Hal yang Mungkin Membantu dan yang Ternyata Tak Banyak Berpengaruh
Sudah Tidur 8 Jam tapi Tetap Lelah? Bisa Jadi Anda Kekurangan 7 Jenis Istirahat Ini
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Sering Merasa Orang Lain Tidak Menyukai Anda? Bisa Jadi Ini Hanya ‘Liking Gap’
Pertamina Hulu Energi Akuisisi PI 3 WK di Kaltim, Salah Satunya di Lokasi Temuan Cadangan Gas Raksasa Tahun 2023
Spa and Wellness Jadi Bagian dari Gaya Hidup Urban, Ini Manfaatnya bagi Tubuh dan Pikiran
Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah
5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula
Pemeriksaan Ultrasonografi (Foto: Shutterstock)
Dream - Pemeriksaan kehamilan (antenatal care) sangat penting bagi hamil. Dalam situasi pandemi seperti sekarang mungkin banyak ibu yang ragu atau takut untuk periksa rutin ke dokter kandungan. Pasalnya, kita harus datang ke rumah sakit, bertemu banyak orang.
Hal itu memunculkan risiko tertular Covid-19. Sebenarnya, ibu hamil tak perlu takut dan harus melaksanakan pemeriksaan rutin demi kesehatan janin dan ibu hingga persalinan. Jangan sampai terjadi masalah pada kehamilan dan mengancam ibu serta janin karena masalah kehamilan tak terdeteksi dengan baik.
Salah satu pemeriksaan yang penting adalah melalui ultrasonografi (USG). Yassin Bintang, dokter spesialis kandungan RS Pondok Indah, mengingatkan para ibu hamil untuk minimal melakukan pemeriksaan dengan dokter 8 kali, hal ini sesuai panduan WHO (World Health Organization).
" Setting WHO ini agar bisa diikuti di mana pun ibu hamil berada, bisa juga lebih. Minimal pertemuan dengan dokter kandungan 8 kali. Ibu hamil bisa ke dokter 10 sampai 14 kali hingga melahirkan," pesan dr. Yassin dalam webinar Antenatal Care pada Masa New Normal yang digelar RS Pondok Indah, 7 Oktober 2020.
© Dream
Mengapa? Dokter Yassin kembali mengingkatkan kalau kehamilan merupakan bagian dari 1.000 hari pertama kehidupan, mulai sejak dalam kandungan sampa anak usia 2 tahun.
" Ini periode emas, di mana masa-masa perkembangan organ terutama otak terjadi. Kekurangan gizi atau masalah di kehamilan bisa jadi hambatan pertumbuhan yang tak bisa diperbaiki," ujar dr. Yassin.
Pemeriksaan USG juga tak boleh dilewatkan. Terutama di masa awal kehamilan, usia kehamilan 11-13 minggu, 18-24 minggu dan, 28-32 minggu lalu 36-40 minggu.
© Dream
" USG sangat penting, agar ibu mendapat kehamilan yang positif. Untuk mengetahui usia kehamilan, apakah cukup bulan, menentukan kondisi gawat darurat, kembar atau tunggal. Masalah kehamilan tak terjadi begitu saja pasti ada pemicu di awal, seperti itu bisa dideteksi dengan USG," kata dr Yassin.
Saat melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan, ibu hamil harus disiplin melakukan protokol kesehatan. Gunakan masker medis jika ke rumah sakit, jaga jarak, dan pastikan menjaga kebersihan tangan. Usahakan untuk tetap berada di rumah demi menjaga agar tak tertular Covid-19 dan bayi lahir dengan sehat, begitu pun ibu.
Advertisement

Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya

8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya


Sudah Tidur 8 Jam tapi Tetap Lelah? Bisa Jadi Anda Kekurangan 7 Jenis Istirahat Ini

Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?