Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Anji (Foto: Instagram Wina Natalia)
Dream - Sigra Umar Narada, putra pasangan Anji dan Wina Natalia, baru saja mengalami kecelakaan. Bocah 4,5 tahun itu jatuh hingga pelipisnya robek dan mengeluarkan banyak sekali darah.
Oleh kerabatnya Sigra dibawa ke rumah sakit. Dokter pun menganjurkan agar dilakukan operasi karena lukanya cukup dalam. Kondisinya, pada 13 Januari 2020 kemarin, Anji dan istrinya sedang ada di Singapura.
" Anak bungsu saya jatuh. Sobek di atas pelipisnya dan berdarah banyak. Dibawa ke salah satu RS baru di Cibubur. Saya suka ke RS itu karena baru dan bersih. Ternyata, katanya anak saya harus dioperasi dan dibius total," tulis mantan vokalis band Drive ini dalam akun Instagramnya.
Panik, Anji pun khawatir dengan efek bius total yang akan dilakukan pada sang anak. Pasalnya, putranya itu memiliki Autism Spectrum Disorder (ASD) atau autisme. Tak heran kalau Anji meminta penjelasan dari dokter melalui sambungan telepon, pasalnya ia tengah berada di Singapura.
© Dream
Sayang, keinginan Anji untuk berkonsultasi ditolak oleh pihak dokter karena alasan privasi. Akhir cerita, Sigra akhirnya dipindahkan ke rumah sakit lain dan Anji jadi sedikit lebih lega karena sempat berbincang dengan dokter barunya.

Pada postingan selanjutnya, Anji sempat memperlihatkan foto Sigra yang duduk menangis dengan masih memakai baju bersimbah darah. Tidak heran mengapa ia begitu panik dan berusaha keras untuk berkomunikasi dengan dokter yang menangani sang putra.
Anji sebenarnya ingin langsung kembali ke Jakarta. Sayangnya, malam itu tak ada lagi penerbangan dari Singapura ke Jakarta. Di postingan terbarunya, tak lupa Anji berterima kasih kepada banyak orang yang mau menawarkan bantuan. Ia juga mengabarkan Sigra yang sudah tertidur usai pindah rumah sakit.

" Terima kasih juga semua yang mendoakan. Semoga besok lancar semua. Beginilah bapak-bapak. Anak demam aja panik, apalagi harus operasi dan tidak bisa menemani," tulisnya.
Laporan Sora Soraya/ Sumber: Kapanlagi.com
© Dream
Dream - Anak-anak terutama usia balita kerap kali terserang penyakit. Mulai dari batuk, pilek, hingga demam dan muntah. Sebagai orangtua, tentu kita akan melakukan berbagai cara agar si kecil cepat sembuh dan ceria kembali.
Memberikannya obat mungkin jadi hal yang langsung terlintas saat buah hati terserang penyakit. Selain itu, ada hal yang juga dilakukan. Yaitu peluklah si kecil sesering mungkin.
Dalam sebuah artikel di di jurnal Scientific American, menurut para ahli, otak bayi yang baru lahir haus akan pengalaman, rangsangan dan emosi yang dapat membangun saraf serta meningkatkan volume otak dan menciptakan struktur otak.
© Dream
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Development and Psychopathology menemukan bahwa banyak bayi menderita tingkat stres emosional yang tinggi di di panti asuhan Rumania selama 1980-an. Hal ini diduga terkait dengan imunitas yang rendah dan kurang kontak fisik.
" Kurangnya kontak fisik orangtua akan membuat anak mengalami stres. Dan studi ini menemukan, tingkat stres tinggi pada bayi usia delapan bulan pertama memiliki risiko IQ lebih rendah dan tingkat kecemasan yang tinggi," ungkap peneliti, seperti dilansir Step to Health.
© Dream
Tidak ada yang begitu naluriah, kuat, dan menyembuhkan selain pelukan kasih sayang dari orang yang dicintai. Hal ini dapat membantu mengurangi tingkat stres dan meningkatkan koneksi saraf pada bayi.
Para ahli bahkan merekomendasikan hal ini hingga anak-anak berusia empat atau lima tahun. Kebiasaan ini dianggap akan meningkatkan kekebalan tubuhnya. Tetap periksakan ke dokter jika kondisinya mengkhawatirkan, tapi ingat berikan pelukan sebanyak-banyaknya.
Laporan Fitri Syarifah/ Liputan6.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya