Minggu, 18 Oktober 2026 Cari

Penting Dilakukan Orangtua Setelah Meneriaki Anak

Reporter : Mutia Nugraheni
Minggu, 2 Juli 2017 17:23
Penting Dilakukan Orangtua Setelah Meneriaki Anak
Keinginan orangtua tentu mendidik anak dengan baik dan tegas, bukan dengan teriakan penuh amarah.

Dream - Tak dipungkiri menghadapi anak-anak kadang memancing emosi negatif. Amarah dan teriakan keluar begitu saja ketika orangtua tak bisa mengontrol diri. Anak bisa saja merasa
takut dan trauma, sementara orangtua dihantui rasa bersalah.

Keinginan orangtua tentu mendidik anak dengan baik dan tegas, bukan dengan teriakan penuh amarah. Untuk mengatasi rasa bersalah Anda dan memperbaiki keadaan serta hubungan
dengan anak, coba terapkan hal ini. Terutama setelah Anda meneriaki buah hati.

- 'Asingkan' diri
Emosi memuncak dan detak jantung sangat cepat biasanya terjadi setelah Anda berteriak. Segera 'asingkan' diri ke ruangan lain, bisa ke kamar tidur atau kamar mandi. Tarik napas panjang hingga detak jantung menurun. Tenangkan diri, hingga level emosi menurun baru temui buah hati.

- Analisis penyebab
Ada kalanya penyebab kita berteriak pada anak hanya karena hal si kecil melakukan sepele. Emosi yang meledak terjadi karena hal lain sebelumnya atau ketika kondisi emosi memang
sedang tidak stabil. Jadi, cari pemicu utama lalu solusinya. Jika memang anak melakukan hal yang membuat panik, beritahukan kalau hal itu sangat membahayakan dirinya. Tapi jika karena
kondisi emosi orantua yang tak stabil, berarti harus mencari cara menenangkan diri dan pikiran sebelum menghadapi anak-anak.

- Minta maaf
Ini jarang sekali dilakukan orangtua padahal sangat penting untuk dilakukan. Berteriak penuh amarah bukan hal baik. Tentu Anda tak ingin anak melakukannya pada Andadan orang lain , bukan? Minta maaflah, katakan kalau Anda merasa bersalah telah meneriaki dan membuatnya takut. Katakan itu adalah emosi buruk yang harusnya tak demikian. Anak akan belajar kondisi emosi dengan perlakukan ini.

 

Sumber: Powerfull Parenting

 

 

Beri Komentar