Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Pakaian Bayi
Dream - Saat berbelanja pakaian untuk diri sendiri, mungkin Anda akan lebih mempertimbangkan model atau harga. Tapi tidak saat memilih pakaian bayi.
Kulit bayi masih sangat sensitif, dalam memilih pakaian untuk dikenakannya sehari-hari, butuh perhatian dan pertimbangan khusus.
Mulai dari ukuran, bahan, hingga detail. Berikut 3 hal yang harus dipertimbangkan sebelum membeli pakaian bayi.
- Bahan lembut
Pada kulit bayi, pakaian yang mereka kenakan bisa saja menyebabkan masalah kulit. Hal ini karena sistem kekebalan bayi belum berkembang sepenuhnya dan membuatnya rentan terhadap alergi dan eksim.
Oleh karena itu faktor yang paling penting saat memilih pakaian untuk bayi adalah dengan memilih bahan yang lembut, mudah menyerap keringat, membuat kulit bisa bernapas, dan elastis agar bayi mudah bergerak. Pilihan bahan untuk pakaian bayi antara lain yaitu katun (cotton 100%) atau campuran katun dan poliester. Bahan lain yang direkomendasikan adalah linen
- Pilih satu ukuran yang lebih besar
Untuk kenyamanan jangan pilih ukuran yang terlalu pas, karena bayi sangat aktif dan banyak bergerak. Memakain pakaian yang terlalu pas akan menghambat pergerakannya. Lagipula
pertumbuhan bayi sangat cepat akan sangat sayang jika bajunya terlalu cepat sempit.
- Tak banyak detail
Bayi suka sekali mengigit dan memasukan sesuatu ke mulutnya. Hindari membeli pakaian dengan banyak detail ornamen seperti manik-manik, glitter atau detail. Apalagi yang detailnya
hanya dijahit atau ditempel seadanya. Saat bayi menariknya bisa saja copot dan ia memainkan atau menelannya.
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol