7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Foto: Shutterstock
Dream - Sunscreen atau tabir surya merupakan produk skincare yang wajib digunakan ketika beraktivitas. Terutama ketika pergi ke luar rumah di bawah terik sinar matahari.
Meski begitu, bukan berarti kamu tak perlu memakai sunscreen ketika cuaca sedang mendung. Faktanya, 90 persen sinar ultraviolet (UV) mampu menembus awan hingga kaca jendela.
" Banyak orang tidak memakai sunscreen karena merasa kulitnya tidak terpapar matahari. Padahal sinar UV dapat berasal dari sinar matahari tidak langsung seperti pantulan benda, pasir, salju dan lainnya," tutur dr. Arini Astasari Widodo Sp.KK di Jakarta, Rabu 23 September 2020.
UV indeks yang cukup tinggi di Indonesia semakin meningkatkan risiko penuaan, hiperpigmentasi hingga kanker kulit. Terutama dengan iklim tropis yang bersifat lembap.
" Akibatnya kita jadi prone to acne, lebih gampang merah-merah, kemudian kalau sunscreen-nya tidak stabil dia bisa degradasi," ujarnya.
Memilih produk sunscreen yang tepat sangat memengaruhi efektifitas yang diberikan. Tabir surya setidaknya harus diaplikasikan setiap dua jam sekali. Jika produk tidak nyaman digunakan, tentunya kamu akan malas menggunakannya kembali.
Produk sunscreen juga harus disesuaikan dengan tipe kulit masing-masing. Sunscreen biasanya terdiri dari berbagai jenis seperti lotion, gel, spray hingga stick.
" Pilihlah sunscreen yang memiliki kandungan SPF dan PA cukup tinggi. Angka SPF menggambarkan tingkat perlindungan sinar UVB, sedangkan PA menggambarkan perlindungan terhadap sinar UVA," jelas dr. Arini.
Shiseido Group menghadirkan Perfect UV Sunscreen Skincare SPF 50+ PA++++ untuk pertama kalinya di Indonesia. Bukan hanya sekadar tabir surya, produk juga dilengkapi dengan formula skincare seperti collagen dan Super Hyaluronic Acid.
" Mengusung tagline Beauty Sunscreen for All Day Fun, Anessa ingin mengajak wanita Indonesia agar dapat menikmati hidup lebih bebas dan aktif setiap hari, baik di dalam maupun di luar ruangan," ujar Maharani Anindita, Brand Manager Anessa Indonesia.

Tabir surya juga dilengkapi dengan kandungan Tormentilla/Yellow Flower Extract, Kyoto Uji Green Tea Extract dan Edelweiss Extract yang membantu mencegah penuaan dini.
Anessa merupakan sunscreen pertama di dunia dengan Triple Defense Technology dan manfaat perawatan kulit untuk mencegah penuaan dini.
Menariknya lagi, Inovasi Triple Defense Technology yaitu Thermo Booster Technology, Aqua Booster EX Technology dan Super Waterproof menjadikan perlindungan UV lebih kuat saat terpapar sinar matahari, air dan keringat.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?