Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Penyimpanan Rotan (Foto: Shutterstock)
Dream - Sentuhan etnik akan membawa kesan lebih hangat dalam ruangan. Sahabat Dream bisa memasukan unsur etnik di rumah bukan hanya melalui pajangan dan benda-benda dekorasi, tapi juga penyimpanan.
Bahan rotan atau bambu bisa jadi wadah penyimpanan di rumah. Bentuknya yang sangat natural akan memunculkan suasana berbeda di rumah. Apalagi jika dipadukan dengan penempatan tumbuhan.
Aura etnik dan natural akan makin menonjol. Berikut penataan penyimpanan rotan dan bambu di berbagai ruangan yang bisa menginspirasi Sahabat Dream.
© Nic Gossage/ Courtesy of Mr and Mrs White
Taruh keranjang anyam di kamar tidur untuk menyimpan majalah, buku, tisu, bantal cadangan, matras atau barang lain. Seringkali barang-barang tercecer dan membuat kamar tidur jadi berantakan. Pilih keranjang yang berukuran agak besar agar bisa menyimpan banyak barang.
Untuk akses yang lebih mudah, letakkan keranjang di kaki tempat tidur atau di kedua sisi. Bisa juga diselipkan di bawah meja samping tempat tidur.
© Alicia Taylor/ Courtesy of Mr and Mrs White
Area mencuci baju tak lagi kotor dan berantakan jika ditata dengan tepat. Salah satu caranya adalah menaruh tempat-tempat penyimpanan yang efektif. Taruh keranjang besar untuk menaruh baju kotor. Tempatkan juga wadah untuk meletakkan baju yang telah disetrika dan dicuci.
© Kristina Soljo/ Courtesy of Mr and Mrs White
Keranjang jadi 'senjata' andalan untuk kamar anak-anak untuk membuatnya lebih tertata rapi. Gunakan keranjang anyam berwarna lembut untuk di kamar bermain. Bisa menyimpan segala macam mainan dan barang yang tercecer. Seperti boneka, balok, kaus kaki, dan buku-buku. Sangat memudahkan kita membuat ruangan lebih rapi dengan cara praktis.
© Shutterstock
Untuk di ruang keluarga, Sahabat Dream juga bisa meletakkan penyimpanan rotan atau bambu. Terutama untuk menyimpan barang yang tercecer. Area ini juga akan berkesan lebih hangat. Tempat di beberapa sudut atau dijadikan tempat menaruh pot besar yang berisi tanaman.
Sumber: Homes to Love
© Foto: IKEA
Dream - Siapa bilang penyimpanan harus berupa lemari, kotak kayu atau plastik? Demi efisiensi tempat dan menghemat biaya, lebih baik manfaatkan dulu sudut-sudut rumah sebagai area penyimpanan.
Ada beberapa spot yang selama ini cenderung dibiarkan kosong. Padahal jika ditambahkan beberapa penyangga, pengait atau rak kayu sederhana bisa dijadikan tempat untuk menyimpan berbagai barang. Tengok saja beberapa ide penyimpanan berikut, mungkin bisa Sahabat Dream aplikasikan di rumah.
- Bawah kabinet

Bagian bawah kabinet dapur biasanya dibiarkan kosong. Area ini bisa dimanfaatkan dengan memasang rak kayu sederhana dengan penyangga siku. Bisa ditaruh berbagai macam keperluan dapur seperti tatakan atau bumbu-bumbu kemasan.
- Samping kabinet

Jangan lupakan juga area samping kabinet terutama bagian atas. Bisa dipasang pengait untuk menggantung. Bisa untuk menggantung lap atau rak bahan kain serta barang yang tak terlalu berat.
- Tembok

Masih ada tembok yang kosong? Manfaatkan saja jadi penyimpanan. Terutama untuk mainan dan buku-buku anak. Taruh sofa atau bantal kecil serta karpet lembut di bawahnya. Bisa jadi sudut baca dan main anak.
- Atas toilet

Manfaatkan juga tembok di atas toilet. Bisa dengan menaruh rak dengan penyangga siku, bisa digunakan untuk menaruh peralatan mandi. Ladder atau tangga lebar juga bisa diletakkan untuk menaruh handuk dan menggantung berbagai perkakas.
Sumber: Real Simple
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya