Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi/ Shutterstock
Dream - Danau Toba sebagai destinasi super punya daerah penyangga yang tak kalah elok. Salah satunya Kabupaten Karo yang menyimpan sejuta potensi wisata.
Potensi itu rupanya ditangkap oleh warga Karo. Mereka antusias menggerakkan wisata di desa-desa sekitar Danau Toba.
Inisiatif warga sekitar Toba membuat pariwisata di wilayah tersebut semakin menggeliat. Jika berkunjung ke desa-desa di Karo, maka tak akan berujung pada penyesalan.
Berikut ini beberapa perkembangan yang terjadi di desa-desa wisata yang ada di Tanah Karo:
Sumber penghasilan warga desa di Tanah Karo adalah bercocok tanam, seperti di Desa Tongging dan Merek.
Setelah kedua desa tersebut sudah ditetapkan sebagian desa wisata, para petani dan nelayan di sana menerima perubahan tersebut dengan positif.

Mereka mulai aktif dalam kegiatan sadar wisata, misalnya dengan kegiatan agrowisata di kebun jeruk serta kebun bawang merah.
Tak hanya dipanen dan dijual jeruk dan bawang merah di sini, juga turut dijadikan destinasi agrowisata.
Atraksi wisata lainnya yang tak boleh kamu lewatkan di Tanah Karo adalah berkuda atau sekedar foto bersama sado dan bendi.

Jenis rekreasi ini hadir karena ide Franky Sipangkar, pemilik tempat berkuda dengan nama 710 Stable.
Di sana kamu bisa menjumpai kuda lokal dan campuran, yang bisa dijadikan kuda pacu dan disewakan. Kamu bisa banget menyewa kuda-kuda disana untuk ditunggangi di sepanjang Danau Toba.
Danau Toba memiliki kekayaan yang besar dari hasil laut. Penduduk di sini memancing hasil laut untuk dimakan dan diperkual belikan.
Untuk kamu yang ingin kulineran, kamu bisa mencari restoran apung yang menu utamanya menggunakan hasil laut yang dimiliki Danau Toba.

Terdapat ikan dan lobster yang disajikan dengan menu khas yang tak boleh terlewatkan.
Restoran-restoran yang menyajikan kuliner hasil laut secara halal, menjadi bentuk kesiapan warga Tanah Karo menjamu wisatawan muslim. Walaupun mayoritas penduduk di sini bukan muslim, namun mereka menyediakan banyak menu makanan halal, dan akomodasi dengan tempat ibadah untuk umat muslim.
Perkembangan jaman yang ada tak boleh membuat asal muasal leluhur terlupakan, warga di sini tau pentingnya kisah sejarah harus dijaga.
Kamu bisa mengetahui cerita leluhur di Desa Tongging, dejgan menjalani tur bersama pemandu wisata budaya. Kamu akan mengetahui informasi sejarah yang ada di Tanah Karo, begitu juga dengan Tugu Raja Munthe yang dipercayai dapat memberikan kesembuhan kepada orang sakit.

Sumber: Wonderful Indonesia
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya