Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Posisi Duduk W
Dream - Posisi duduk memang cenderung dibentuk karena rasa nyaman dan kebiasaan. Bisa dengan melipat kaki, membentangkan kaki, tegak atau posisi apapun yang terasa nyaman di tubuh. Begitu juga anak-anak, ketika mereka duduk dengan posisi tertentu biasanya karena sudah nyaman dan terbiasa dengan posisi tersebut.
Tapi jika si kecil seringkali duduk dengan posisi W, ada yang berpendapat sebaiknya segera perbaiki posisi dengan cara duduk yang lain. Hal ini bukan tanpa alasan. Posisi duduk W, menurut beberapa terapis fisik bisa membatasi kekuatan inti tubuh.
Posisi duduk W juga tidak melibatkan otot perut atau punggung, bisa menyebabkan otot sesak, terutama di kaki, pinggul tapi juga lutut dan pergelangan kaki. Terlalu lama duduk dalam posisi W dikhawatirkan bisa memicu menurunnya koordinasi dan keseimbangan otot.
Anak-anak di usia 3 hingga 6 tahun seringkali duduk dengan posisi W. Hal ini karena mereka memiliki fleksibilitas otot yang cukup tinggi. Biasanya, ketika usianya bertambah, anak akan tidak nyaman dengan posisi duduk tersebut dan menghilangkan kebiasaan tersebut.
" Anak yang duduk dengan posisi W biasanya karena ia merasa di posisi itulah tubuhnya merasa nyaman dan stabil. Bia mengontrol hal di sekitarnya, mengambil benda-benda dan tak kesulitan. Ini semacam tahapan, nantinya hilang akan dengan sendirinya," ujar Rachel Coley, seorang terapis, seperti dikutip dari Pop Sugar.
Menurutnya, tidak masalah jika dibiarkan, tapi jika orangtua khawatir, bisa juga meminta anak untuk mengubah posisi duduknya. Tapi satu hal yang pasti, Coley berpesan, jika merasa ada ketidaknormalan atau janggal dalam kondisi kaki dan posisi duduk anak, untuk segera konsultasi dengan dokter.
Bisa dengan dokter anak atau langsung ke spesialis ortopedik anak. Hal ini agar jika terdapat masalah pada otot atau tulangnya, bisa cepat ditangani dengan baik.
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari