Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Perkakas Kayu (Foto: Shutterstock)
Dream - Peralatan masak dari kayu seperti sutil, centong hingga talenan jadi barang wajib yang ada di dapur. Perkakas ini selain digunakan untuk memasak, juga bisa jadi bagian dari dekorasi jika ditata apik.
Meski sangat nyaman digunakan dan harganya sangat terjangkau, perkakas kayu ini tak tahan lama. Warnanya bakal menghitam, berbau jika tak disimpan dengan benar dan mudah retak hingga pecah, terutama ketika jatuh atau terkena panas.
Penting bagi Sahabat Dream mengetahui kapan perkakas ini harus dibuang dan diganti dengan yang baru, yaitu ketika muncul retakan besar. Retakan dapat terjadi pada perkakas kayu dan talenan karena sejumlah alasan.
Seperti paparan pada suhu ekstrem atau ketika terlalu lama terkena air karena melemahkan kayu. Retakan ini jika dibiarkan, akan membuat sisa makanan yang dipotong masuk ke dalamnya dan memicu pertumbuhan bakteri, jamur dan memunculkan bau tak sedap.
Bila retakan yang timbul masih kecil, masih bisa diatasi dengan lem kayu. Tapi jika retakannya cukup lebar dan dalam segera ganti yang baru. Cari perkakas kayu, terutama talenan yang terbuat dari kayu pinus atau oak.
Karakteristik dua kayu tersebut cukup kuat dan memiliki sifat antibakteri. Sehingga, bisa meredam pertumbuhan bakteri sisa makanan mentah di permukaannya.
Sumber: Apartment Theraphy
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya