Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Yamaha Aerox 155 VVA Memiliki Power Weight Ratio Tertinggi Di Kelasnya. (Foto: Yamaha)
Dream – Setiap konsumen mendambakan performa sepeda motor yang bagus. Hal itu membuat berkendara jadi menyenangkan dan mendukung aktivitas-aktivitas yang dijalani.
Yamaha berupaya untuk memenuhi kebutuhan konsumen dengan menciptakan produk-produk yang berkualitas, seperti Aerox 155 VVA.
Dikutip dari keterangan tertulis Yamaha yang diterima Dream, Jumat 23 Agustus 2019, skutik Aerox 155 VVA dirilis pada 2016. Motor bongsor ini menyedot perhatian masyarakat.
Motor ini memiliki teknologi, mesin, dan fitur-fitur terkini, seperti mesin 155 cc. Dengan kapasitas mesin yang sama di kategori itu, Yamaha mengklaim Aerox 155 VVA memiliki Power Weight Ratio (PWR) tertinggi di kelasnya.
Angka itu yang tertinggi di kelas matik 150 cc & 155 cc, menjadikannya sebagai High Performance Sports Scooter 155 cc. Semakin tinggi Power Weight Ratio, performa motor juga akan semakin tinggi.
Power Weight Ratio merupakan pengukuran kinerja mesin secara keseluruhan pada kendaraan, dihitung dengan cara membagi tenaga maksimal yang dikeluarkan dengan bobot kendaraan tersebut (kW/kg).
Power Weight Ratio bermanfaat untuk mendahului, melewati jalan menanjak dan berpengaruh pada top speed. Penggunaan bahan bakar juga diklaim lebih efisien.
Hal ini juga dirasakan oleh konsumen yang mengendarai skutik Aerox 155 VVA. Salah seorang pengguna skutik besar, Yohanes, mengatakan model Aerox ini sporty dan memiliki performa yang bagus.
“ Memudahkan saya saat menggunakannya dalam bekerja dan juga perjalanan jarak jauh,” kata dia.
Yohanes mengatakan skutik ini bisa melalui jalan tanjakan, jalan tak rata, belokan, dan jalan lurus, seperti di Pengalengan, Dieng, dan Pacita. Performanya tetap stabil.
“ Dengan begitu saya makin percaya diri berkendara ke berbagai wilayah. Aerox memang ideal dalam mendukung kehidupan berkendara saya sehingga melancarkan aktivitas yang saya jalani,” kata dia.
Tidak hanya dalam keseharian, Power Weight Ratio Aerox 155 VVA juga terbukti di lintasan balap.
Pengalaman merasakan performa bagus Aerox 155 VVA dengan keunggulan Power Weight Ratio yang dimiliki skutik berkarakter sporty itu diperoleh dengan mengikuti balapan Aerox Fun Race yang terbuka bagi masyarakat umum.
Selain bisa menyalurkan hobi balap, para peserta dapat merasakan sensasi berkendara menggunakan motor matik dengan Power Weight Ratio tertinggi di kelasnya.
Motor lebih lincah sehingga memudahkan pembalap melakukan berbagai manuver. Akselerasi di trek lurus lebih baik dan motor juga lebih kencang. Aerox Fun Race menjadi salah satu kompetisi balapan yang paling diminati di kalangan pecinta racing. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya