Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Salah Satu Hawker Centre Di Singapura (Shutterstock.com)
Dream - Selain patung Merlionnya, Singapura juga terkenal dengan Hawker Center. Ini merupakan pusat jajanan kaki lima yang menyajikan ragam makanan dari berbagai belahan dunia.
Hawker Center Singapura tidak sekadar tempat makan. Lebih dari itu, tempat ini telah menjelma menjadi pusat pertemuan budaya dari seluruh dunia lewat kekayaan kulinernya.
Pusat Jajanan kaki lima ini memang sudah tersohor di dunia. Sangking tersohornya, Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong mengajukan budaya hawker ke dalam daftar nominasi warisan budaya tak berwujud Unesco.
Menurut Lee, langkah tersebut menjadi salah satu upaya untuk melestarikan budaya kepada generasi selanjutnya. Selain itu, mempromosikan hawker sebagai warisan multikultural.
Dilansir dari lonelyplanet.com, baru-baru ini Unesco menetapkan hawker center dalam nominasi warisan budaya tak berwujud. Ini bersamaan dengan roti lavash asal Armenia dan tarian balet asal Kerajaan Kamboja.
© Salah satu Hawker Centre di Singapura (Shutterstock.com)
Menurut Unesco, Hawker menjadi pusat jajanan yang berfungsi sebagai 'ruang makan komunitas', di mana orang dari berbagai latar belakang akan berkumpul dan menjadi multikultural masyarakat perkotaaan.
Masih dari sumber yang sama, Unesco juga mengatakan beragam kuliner yang disajikan di hawker, menjadi representasi Singapura sebagai negara kota multikultural.
Di sana, pelancong tidak hanya berkuliner saja. Mereka bisa bisa bermain catur, mendengarkan nyanyian dari pengamen dan menikmati seni lukis jalanan.
Pusat jajanan di Singapura ini sudah ada tahun 1960-an. Lalu, penjaja menurunkan resep, pengetahuan dan keterampilan kepada anak cucu mereka.
Untuk kamu yang ingin berkunjung dan berkuliner di hawker, kamu bisa mendatangi Chinatown Complex, Lau Pa Sat, Maxwell Food Centre, Newton Food Centre, East Coast Lagoon Food Village, dan Gluttons Bay.
Laporan: Delfina Rahmadhani
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan