Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Patung Anjing Hachiko Di Shibuya Memakai Masker, Sebagai Imbauan Agar Warga Jepang Waspada Terhadap Covid-19 (Shutterstock.com)
Dream - Jepang bakal menyediakan paspor vaksin digital terhitung mulai bulan depan untuk para pelancong. Langkah ini ditempuh menyusul sejumlah pemerintah di seluruh dunia bereksperimen dengan hal yang sama untuk memulihkan kembali perjalanan wisata dan bisnis.
" Kami sedang menyiapkan penerbitan sertifikat vaksinasi bagi mereka yang membutuhkan ketika mereka berkunjung ke luar negeri," ujar juru bicara utama Pemerintah Jepang, Katsunobu Kato, dikutip dari Channel News Asia.
Kato mengatakan sertifikat akan diterbitkan dalam bentuk cetak ketimbang digital. Nantinya seritifikat akan dikeluarkan oleh pemerintah daerah mulai bulan depan.
Uni Eropa sedang mengerjakan paspor vaksin digital untuk menyambut wisatawan pada musim panas ini mengingat kehadiran pelancong sangat dibutuhkan. Beberapa negara UE berencana memberlakukan sertifikat di tingkat nasional.
Versi UE akan menampilkan informasi tentang apakah seseorang telah divaksinasi, atau memiliki virus, dites negatif, dan pulih.
© Sertifikat vaksinasi digital Jepang (Shutterstock.com)
Bulan lalu, Washington mengatakan pihaknya juga mempertimbangkan dokumentasi khusus untuk warga Amerika sudah divaksinasi yang ingin bepergian ke luar negeri. Tetapi gagasan itu kontroversial di beberapa tempat.
Negara bagian AS yang konservatif seperti Florida dan Texas menolak gagasan dokumen perjalanan vaksin. Mereka menganggapnya sebagai pelanggaran hak-hak dasar masyarakat.

Di Jepang, pejabat perusahaan sangat tertarik dengan dokumen vaksin. Mereka percaya dokumen tersebut akan membantu membangun kembali perjalanan bisnis.
Pelaksanaan vaksinasi di Jepang dimulai relatif lambat, tetapi telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Lebih dari enam persen dari populasi Jepang saat ini sudah divaksinasi lengkap.
Perbatasan negara ditutup untuk hampir semua kedatangan asing. Meskipun aturannya akan dilonggarkan untuk Olimpiade yang dibuka di Tokyo pada 23 Juli.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya