Oki Setiana Dewi (Foto: Deki Prayoga/Dream.co.id)
Dream - Penggunaan cadar dan celana cingkrang beberapa pekan lalu menjadi perbincangan hangat. Wacana larangan memakai dua model busana di instansi pemerintahan menuai pro dan kontra.
Oki Setiana Dewi turut buka suara menanggapi isu tersebut. Sebagai artis, pedakwah dan desainer muslimah, Oki berharap pemerintah bisa menerima pemakaian cadar.

" Niqab (cadar) sesuatu yang bagus kalau wajahnya menawan dan ingin melindungi diri dari fitnah. Fungsinya sebagai pelindung, sama halnya dengan jilbab," ujar Oki di gelaran ISEF, Jakarta, Jumat 15 November 2019.
Kerap menerima tatapan ragu dari banyak orang ketika berbusana syar'i, Oki tak menampik jika reaksi masyarakat dan pemerintah terkait pemakaian cadar memang membutuhkan proses panjang.
" Tahun 1980-an masih sulit diterima, begitu juga busana syar'i di tahun 2008. Pada saat itu saya dari atas kepala sampai ujung kaki dilihatin orang," ungkapnya.
Namun kakak Ria Ricis menilai setidaknya kini sudah banyak wanita yang mau tampil syar'i. Hal ini tidak lepas dari fungsi pelindung hijab itu sendiri.
Padu padan yang tersedia di pasaran juga semakin beragam sehingga tak lagi monoton.

Ia berharap, pemakaian cadar bisa lebih diterima masyarakat layaknya busana syar'i.
" Sekarang banyak yang pakai baju syar'i ke mall, ke kantor dan sebagainya. Kalau niqab, negara perlu proses dan negara perlu menerima, negara butuh menerima," tutur pemain film 'Ketika Cinta Bertasbih.
Di gelaran Indonesia Sharia Economic Festival (2019), desainer 30 tahun itu juga memamerkan koleksi muslimah syar'i yang dilengkapi cadar hasil kolaborasi Irna Mutiara. Oki mempersembahkan delapan busana bernuansa anggun nan elegan.