AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
(c) Shutterstock
Sebagai orang Indonesia, menyantap berbagai makanan dengan sambal sudah pasti akan memberikan kenikmatan dan kepuasan tersendiri. Jika kehadirannya di atas meja makan nggak ada, momen bersantap rasanya malah jadi kurang afdol. Apalagi, karena sambal bisa menambah cita rasa dengan sensasi pedasnya yang nendang.
Dalam membuat sambal, maka cabai menjadi salah satu bahan terpenting yang dibutuhkan. Faktanya, berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Food and Agriculture Organization (FAO), Indonesia merupakan produsen cabai terbesar no. 4 di dunia! Namun, tahukah kamu jika ada salah satu jenis cabai berkualitas di Indonesia yang sangat ideal untuk dijadikan sambal? Yup, apalagi kalau bukan Cabai Hiyung. Cabai ini sendiri berasal dari Desa Hiyung, Tapin, Kalimantan Selatan.
Menariknya, terdapat produk sambal yang ternyata memakai jenis cabai ini sebagai salah satu bahan utamanya. Penasaran tentang jenis cabai yang menjadi salah satu kunci kepedasan sambal tersebut? Simak dulu, yuk!

Dirawat dan diperlakukan dengan cara yang luar biasa baik. Itulah mengapa Cabai Hiyung menjadi salah satu cabai di Indonesia yang memiliki kualitas tinggi dan terbaik. Bahkan, dengan tingkat kualitasnya yang sedemikian rupa, Cabai Hiyung mampu menghasilkan cita rasa pedas yang sangat unik dan begitu khas. Jadi, nggak salah jika jenis cabai yang berasal dari Desa Hiyung ini sering dijadikan salah satu primadona di antara cabai yang lainnya.

Sambal ABC memang paling cocok untuk makanan apapun. Namun, tahu nggak sih kamu apa yang membuat Sambal ABC menjadi sambal terbaik? Jawabannya, tentu saja karena salah satu rahasia utama Sambal ABC menggunakan Cabai Hiyung pilihan yang dirawat dan dipetik langsung oleh petani di Desa Hiyung, Tapin, Kalimantan Selatan.
Nyatanya bukan cuman sensasi pedas saja yang dapat dirasakan, namun Sambal ABC juga punya cita rasa yang segar dan ringan saat masuk ke dalam mulut. Itulah mengapa Sambal ABC memiliki rasa pedas yang otentik serta cocok untuk dijadikan sebagai pendamping segala jenis hidangan.
Terbuat dari salah satu cabai segar yang berkualitas, membuat Sambal ABC jadi favorit banyak keluarga saat momen bersantap. Bukan hanya itu, kenikmatan Sambal ABC juga mampu membawakan kesenangan dan keseruan yang berbeda. Untungnya, saat ini sudah terdapat 5 varian Sambal ABC berbeda yang bisa kamu pilih sesuai dengan selera yang dimiliki.

Dengan tekstur, warna, serta rasa pedas berkualitas, Sambal ABC sudah pasti akan mampu menggoyang lidahmu sekaligus berikan pengalaman bersantap yang luar biasa. Yuk, temukan versi 'aslinya pedas' versi kamu sendiri dengan Sambal ABC yang hadir dalam 5 varian. Sambal ABC, bukan sambal biasa. Beli sekarang di Official Store ABC Heinz Indonesia yang tersedia di berbagai e-commerce, seperti Shopee, Tokopedia, Lazada atau Blibli!
Advertisement
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli


Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?

Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya