Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Konferensi Pers 7th International Seminar And Workshop In Aesthetic Medicine (SWAM) (Foto: Ratih Wulan/Dream.co.id)
Dream - Peluang dan perkembangan ilmu, teknologi dan seni di dunia anti-aging estika ditangkap secara cepat oleh para dokter di Indonesia. Membuat para dokter merasa tertantang untuk terus mengembangkan kompetensi dan kualitas profesinya.
Sehingga dapat mencegah ceruk pasar yang demikian besar, berlari ke beberapa negara seperti Thailand dan Korea Selatan. Terkait hal itu, PT Perdesti Global Medicom menggandeng kerjasama dengan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pariwisata untuk menggelar even tahunan 7th International Seminar and Workshop in Aesthetic Medicine (SWAM).
" Sebagai seminar ke-3 terbesar di dunia, SWAM menjadi barometer dunia estetika. Nantinya akan ada 2000 dokter yang datang dengan target 30 persen dari luar negeri," ungkap Ketua Pelaksana, Teguh Tanu Widjaja di ICE, Serpong Banten, Jumat, 11 November 2016.
Bahkan beberapa negara yang selama ini dikenal sebagai kiblat dunia kecantikan seperti Paris, Italia dan Korea Selatan telah menyatakan ketertarikan untuk membawa penyelenggaran SWAM ke negara mereka.
Selain seminar, rencananya acara ini juga akan menghadirkan beauty expo bertaraf internasional. Acara yang akan digelar pada 2-4 Desember 2016 bertempat di ICE, Serpong Tangerang ini pun diharapkan dapat memberi edukasi pada masyarakat mengenai keamanan dan layanan estetika yang benar.
" Kami stakeholder para pelayan medis ingin membuat konsep baru di dunia kecantikan medis. Kami akan mengupas tutas tentang scientic behind aesthetic medicine yang secara interaktif dibarengi dengan sesi anatomy dissection dalam satu panggung," tegasnya.
Dalam beauty expo, para wisatawan dapat menggali sejumlah informasi perawatan kecantikan terkini. Yang akan dilayani oleh ratusan ahli di bidang anti-aging estika, pemilik klinik kecantikan dan kesehatan, salon dan spa.
Serta menjadi kesempatan besar untuk para pelaku bisnis produk alat-alat kesehatan dan kecantikan untuk memperluas pasar dan jaringan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya