Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
Rumah Di Dalam Puncak Gedung Dengan Jam Raksasa (Foto: Sothebys)
Dream - Sebuah rumah mewah yang berada di bangunan bersejarah San Fransisco, California, Amerika Serikat sangat mencuri perhatian. Berada di dalam bangunan bersejarah dan terletak di puncak tertinggi sebuah jam raksasa.

Balai lelang Sotheby baru saja mengumumkan melelang rumah ini senilai US $ 6.25 juta atau Rp 463 juta. Berada di puncak lantai tertinggi, fasilitas rumah ini sangat lengkap. Terdapat area
santai dengan pemandangan bagian dalam jam lengkap dengan sofa-sofa empuk.

Lalu area bermain yang dilengkapi meja biliar serta pemandangan kota yang memukau. Begitu juga ruang kerja, ruang tamu dan ruang tidur. Seluruhnya memiliki pemandangan yang sangat
memanjakan mata.

Tak kalah romantis bagian balkonnya. Beratapkan langit. Saat sore hari jadi tempat yang pas untuk relaksasi sambil menikmati perubahan warna langit dari terang ke gelap. Terdapat
tempat duduk nyaman dengan desain memukau.

Rumah ini dilengkapi dengan 3 ruang tidur, 2 kamar mandi, dan sebuah ruang jam raksasa dengan empat sisi dengan diameter 8 kaki. Dibangun dengan luas 3.000 kaki dan berada pada
ketinggian 183 kaki di atas Rincon Hill.

Awalnya, gedung ini dihuni oleh perusahaan Max Schmidt Lithograph. Perusahaan ini terkenal sejak abad 20 sebagai perusahaan yang menyediakan jasa perkalengan dengan label litograf
untuk mempopulerkan California di daerah Pesisir Pasifik.

Pada 1921, artikel dengan judul " A Pacific Coast Label Company's Growth" membeberkan fasilitas yang tersedia di dalam gedung perusahaan ini. Pada artikel, disebutkan terdapat sebuah taman, lapangan basket, voli, dan berbagai fasilitas atletik lainnya pada bagian atap.

Bangunan ini awalnya dibangun pada 1907 dan kemudian seorang arsitek bernama Max Schmidt yang menambahkan menara jam di tahun 1921. Dindingnya terbuat dari batu bata, disertai dengan jendela tinggi dan area terbuka seluas 1.200 kaki dengan pemandangan Teluk San Francisco.

Menara jam bersejarah ini dapat dilihat dari seluruh kota San Francisco. Pada malam hari, jam yang terpapar oleh cahaya bulan menjadi pemandangan yang indah untuk dilihat.
Sumber: Apartment Theraphy
Laporan Annisa Mutiara
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa