Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Sirkuit Mandalika (Shutterstock.com)
Dream - Sirkuit Mandalika di Nusa Tenggara Barat bakal menjadi tuan rumah MotoGP dalam waktu dekat, tepatnya pada 18-20 Maret 2021. Ini merupakan pertama kalinya ajang trah tertinggi dunia balap motor digelar di Indonesia.
Karena itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, memastikan Mandalika sepenuhnya siap untuk ajang balap tersebut. Pihaknya rutin menggelar rapat sinkronisasi membahas sejumlah fokus, mulai akomodasi, produk ekonomi kreatif, sumber daya manusia, serta teknologi modifikasi cuaca.
" Penting bagaimana menyediakan akomodasi yang bisa menjawab lonjakan peningkatan dari kunjungan wisatawan ke Lombok," ujar Sandiaga dalam konferensi pers.

Untuk akomodasi, Kemenparekraf menyiapkan desa-desa wisata yang menyediakan homestay untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan. Diprediksi lonjakan mencapai sepuluh kali lipat dari penyelenggaraan World Superbike lalu.
" Kita menggunakan data dari teman-teman ITDC," tutur Sandiaga.
© Sirkuit Mandalika (Shutterstock.com)
Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, Vinsensius Jemadu, menjelaskan untuk meningkatkan jumlah penginapan, Kemenparekraf bersinergi dengan pihak swasta.
" Bobobox dalam 2 bulan ini membangun kabin 100-200 masing-masing kapasitas 2 orang sehingga bisa menampung 400 wisatawan. Eiger membangun tenda-tenda yang sifatnya temporer," terang Jemadu.

Sementara, Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf, Wisnu Bawa Tarunajaya, menuturkan nantinya kebutuhan SDM akan dibagi ke dalam tiga ring wilayah. Ring 1 di dalam sirkuit, ring 2 di area sirkuit, dan ring 3 di luar sirkuit.
" Pelayanan di lapangan akan kami sesuaikan dengan rencana. Mudah-mudahan Minggu ini sudah termapping dari sisi kebutuhan jumlah SDM," terangnya.
Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf, Muhammad Neil El Himam, bakal menyiapkan produk-produk ekonomi kreatif yang berkualitas. Seluruh produk akan dipajang di sekitar area gelaran MotoGP.
" Nanti bisa sebagai souvenir untuk turis, wisatawan sehingga bisa bawa pulang kenangan tersendiri untuk gelaran MotoGP," ucapnya.
Laporan : Siti Sarah Al Hafizd
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan