Sabtu, 17 Oktober 2026 Cari

Seberapa Sering Atap Rumah Harus Diganti?

Reporter : Mutia Nugraheni
Selasa, 30 Mei 2017 12:02
Seberapa Sering Atap Rumah Harus Diganti?
Jangan sampai atap retak, roboh dan membahayakan penghuni rumah.

Dream - Atap rumah jadi pelindung langsung dari cuaca panas dan dingin yang terpancar dari luar. Ketahanan atap adalah kunci agar tidak terjadi kebocoran saat hujan. Banyak yang tidak mengganti atau memperbaiki atap selama puluhan tahun, efeknya rumah seringkali bocor dan merusak berbagai area lain di rumah.

Jika atap rumah sudah berusia 25 tahun, segera lakukan perbaikan atau menggantinya dengan yang baru. Hal ini untuk mencegah kebocoran dan merusak material rumah lainnya. Saat atap
sudah berusia lebih dari 30 tahun perlindungannya sudah sangat menurun.

" Atap atau sirap memiliki 'umur' antara 20 hingga 30 tahun. Jika usianya 40 tahun atau lebih pasti akan banyak muncul masalah. Bisa bocor, retak, lepas atau roboh," ujar Claude McGavic,
seorang ahli material, seperti dikutip dari Good House Keeping.

Perhatikan juga jika mulai ada perubahan pada kondisi atap terluar. Untuk genteng, bisa pecah atau mataerial lain sudah banyak yang terbuka atau retak dan terus menjalar dan sewaktu-waktu bisa hancur. Ini Tentu berbahaya bagi penghuni rumah.

" Kemunculan lumut dan jamur yang semakin tebal dan sulit dibersihkan juga jadi tanda kalau atap dan genteng butuh perbaikan segera. Ada aliran air yang tak benar dan memicu kebocoran, harus langsung diatasi karena akan menjalar pada bagian atap lainnya.

 

 

Beri Komentar