Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Varian Menu Kuliner Peru (Foto:dokumentasi Pavela)
Dream - Bagi pecinta kuliner, belum lengkap rasanya jika belum mencicipi makanan khas Peru. Pengaruh sejarah dan budaya membuat makanan Peru berubah menjadi fusion cuisine yang berbaur dengan cita rasa masakan Jepang, Cina, Italia, dan Spanyol.
Iklim tropis membuat selera masyarakat Peru mirip dengan pola konsumsi orang Indonesia seperti jagung, kentang, nasi dan kacang-kacangan.
Nah, bagi Anda yang penasaran ingin merasakan kenikmatan kuliner Peru tak perlu jauh-jauh terbang ke Lima. Tinggal melangkahkan kaki menuju ke restoran Pavela yang terletak di Street Galery,Pondok Indah Mall Jakarta Selatan.
Di restoran bergaya rustik milik Henry Sanjaya ini, Anda dapat mencicipi berbagai sajian kuliner yang menawarkan berbagai olahan ayam, ikan, daging, kentang, singkong hingga salat segar berbumbu khas daun ketumbar. Diungkap Henry bahwa ia berusaha menyuguhkan menu masakan rumahan yang sehari-hari dikonsumsi masyarakat Peru.

" Masakan Peru itu memberikan sensasi yang meledak di lidah. Bumbu-bumbunya dipengaruhi populasi suku Inka. Sedangkan varian menunya mendapat influence dari imigran Eropa, Asia dan Afrika Barat jadi ada yang sedikit manis, pedas dan segar," tutur Henry saat dijumpai dipembukaan restoran Pavela, Kamis, 23 Juni 2016.
Restoran berkapasitas 50 orang ini menawarkan kenyamanan dengan konsep bistro bergaya interaktif. Lukisan grafity Machu Picchu dan foto-foto yang menggambarkan suasana pedesaan di Peru menambah nuansa negara Lima yang semakin kental.

" Lukisan Machu Pichu yang jadi kebanggan masyarakat Peru dan peninggalan bangsa Inka ini memang sengaja dilukis warna-warni untuk menggambarkan cabe aji panca dan aji amarillo, sebagai bumbu khas kuliner Peru," imbuh Henry.
Pavela juga selalu berusaha mempertahankan keaslian rasa masakan yang sesungguhnya, sehingga mengimpor langsung beberapa rempah dari Peru. Tapi tidak membuat harganya menjadi mahal. Bahkan untuk seporsi makanan ditawarkan mulai dari Rp.45.000-95.000 saja.

Salah satu menu andalan khas yang wajib dicoba yaitu nasi berbumbu mentega dan beraroma ketumbar yang disajikan dengan beragam lauk. Pada pilihan menu Pollo a la Brasa, nasi ini disajikan dengan salad dan daging ayam paha ayam panggang. Sedangkan pada Pollo Saltado, nasi tersebut dihidang bersama daging ayam filet, singkong goreng, tomat dan saus saltado yang segar.
Yucca Fritas atau sajian sinngkong goreng, memjadi salah satu menu yang wajib dicoba. Keempukan singkong berpadu dengan rasa gurih khas mentega begitu

lembut saat dikunyah. Selain itum jangan lewatkan pula Causa Limena, menu campuran sayur, ikan dan daging berbasis kentang. Kehadiran saus ajiverde yang segar semakin melengkapi kenikmatan berbuka puasa. Selamat mencoba ya! (Sah)
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?