Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi. (Source: Shutterstock)
Dream - Sawar kulit atau skin barrier berfungsi melindungi kulitmu dari radikal bebas. Kulit akan lebih mulus dan bebas dari berbagai masalah jika lapisan terluar dan sawar kulitnya sehat.
Sementara ketika sawar kulit rusak, kulitmu bisa mengalami berbagai masalah. Salah satunya adalah jerawat. Lalu, bagaimana cara mengetahui kondisi sawar kulit yang rusak? Bagaimana cara mengatasinya?
Berikut penjelasan yang dilansir Banish.com untuk menjawab pertanyaan tersebut.
Apa Itu Sawar Kulit?
Sawar kulit adalah jaringan pembatas bertekstur lembap yang terdiri dari ceramide, lipid, dan asam lemak. Hal tersebut berfungsi untuk melindungi kulit dari faktor buruk lingkungan serta infeksi bakteri.
Jadi, kulitmu tidak akan mudah mengalami masalah yang disebabkan oleh paparan radikal bebas, bakteri, kuman, gesekan, iritasi kimia, dan lain-lain.

Foto: Shutterstock
Terdapat beberapa faktor yang bisa menyebabkan kerusakan pada sawar kulit. Faktor utamanya meliputi polutan, lingkungan terlalu lembab atau kering, pengelupasan berlebihan, membersihkan wajah terlalu sering, menggunakan pembersih wajah berbahan keras, stres oksidatif, paparan sinar matahari berlebihan, penggunaan bahan kimia keras terlalu sering, serta radiasi sinar UV.
Umumnya, kemerahan pada kulit menjadi tanda-tanda bahwa sawar kulitmu rusak. Selain itu, kulit menjadi lebih mudah sensitif. Beberapa produk dapat menyebabkan rasa perih ketika diaplikasikan ke kulit. Hal ini karena kerusakan sawar kulit membuat kulitmu bereaksi pada semua hal yang menyentuhnya.
Cara Memperbaiki Sawar Kulit
Lakukan rutinitas skincare dasar untuk memperbaiki sawar kulit. Gunakan pembersih, pelembap, dan tabir surya yang cocok serta nyaman untuk kulitmu. Pilih pembersih wajah yang bisa menjaga dan mengunci kelembapan kulit
Hindari penggunaan produk yang tidak terlalu dibutuhkan kulit. Hentikan juga penggunaan bahan aktif jika kulit sensitif terhadap sentuhan. Setelah sekitar 2-4 minggu atau sawar kulit pulih, kamu bisa mencoba menggunakan produk skincare pelengkap.
Laporan: Meisya Harsa Dwipuspita
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya