Sabtu, 17 Oktober 2026 Cari

Sering-sering Peluk Bayi Bisa Berdampak Positif Pada DNA-nya

Reporter : Mutia Nugraheni
Senin, 29 Januari 2018 19:29
Sering-sering Peluk Bayi Bisa Berdampak Positif Pada DNA-nya
Peluklah sesering mungkin buah hati kesayangan, ini alasannya.

Dream - Menggendong, menepuk-nepuk punggung atau membiarkan bayi tidur dada ayah atau ibunya memang harus sering-sering dilakukan. Bayi cenderung lebih tenang ketika berada di dekapan ibu atau ayahnya. Dalam aktivitas tersebut bayi cenderung dalam posisi meringkuk.

Faktanya, membiarkan bayi meringkuk dalam dekapan ternyata berpengaruh positif pada perkembangan DNA-nya. Hal ini menurut penelitian yang dilakukan tim dari University of British Columbia di Kanada yang melibatkan 94 orangtua.

Tim peneliti yang terdiri dari para psikolog meminta para orangtua untuk membuat catatan tentang aktvitas dan kebiasaan bayi-bayi mereka yang baru lahir seperti seberapa lama tidur, menangis dan sebagainya. Setelah itu, 4 tahun kemudia DNA para bayi diteliti untuk melihat modifikasi biokimia yang disebut metilasi DNA.

Dari DNA tersebut bisa diketahui kondisi kematangan sel. Termasuk mencari tahu mekanisme epigenetik yang terkait dengan " bagaimana gen berfungsi" dan mengekspresikan diri. Metilasi
DNA dapat dipengaruhi oleh faktor eksternal, seperti dipeluk oleh orangtua.

" Sains mulai menunjukkan dengan lebih meyakinkan bahwa pelukan, ciuman, dekapan dan perawatan bayi yang hangat akan membuat anak tumbuh jadi lebih sehat dan bahagia secara jangka panjang," ujar Sarah Moore, salah satu peneliti, seperti dikutip dari Parents.

Peneliti menyimpulkan bahwa posisi meringkuk pada bayi Anda dapat mempengaruhi perubahan epigenetik di setidaknya lima area DNA mereka, termasuk area yang berkaitan dengan sistem kekebalan dan metabolisme. Jadi mulai sekarang, peluklah sesering mungkin buah hati kesayangan.

Beri Komentar