Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Pertengkaran antar saudara di rumah, jadi salah satu hal yang kerap membuat pusing orangtua. Ada yang berteriak, membanting pintu, menangis kencang hingga mengamuk.
Kondisi ini memang sulit dikendalikan, tapi siapa sangka pertengkaran tak selalu berdampak buruk. Sebenarnya membiarkan kakak adik bertengkar itu sehat untuk kesehatan mental dan emosional anak.
Menurut psikolog Karen Young dalam Babyology, pertengkaran saudara di rumah sangat penting dalam perkembangan anak karena hal ini membantu mengajarkan mereka bagaimana mengatasi berbagai situasi sosial yang menimpanya.
© Dream
Inilah kelebihan anak yang memiliki saudara kandung di rumah. Mereka belajar menghadapi dan menyelesaikan masalah terlebih dahulu dari keluarganya. Termasuk bagaimana menghadapi situasi yang kontradiktif dengannya.
Lama kelamaan mereka mampu menghadapinya dengan lebih baik. Bukan hanya ketika bertemu masalah personal di rumah tapi juga ketika harus dihadapkan pada situasi sosial di luar rumah.
© Dream
Karen mengungkapkan, inilah hal terbaik yang bisa didapat anak-anak yang memiliki saudara di rumah, bertengkar mampu melatih kecerdasan sosial emosional mereka. Selalu ada hal yang bisa mereka pelajari ketika bertengkar.
Bisa itu menyadari kesalahan, bernegosiasi, meminta maaf, atau mengenali karakter yang berbeda. Jadi, membiarkan anak bertengkar itu tak masalah. Asal kita tahu batasan atau kapan harus melerai dan meluruskan masalah antara keduanya.
Laporan Febi Anindya/ Sumber: Fimela
© Dream
Dream - Banyak anak yang memiliki nilai tinggi di sekolah, tapi dalam hal kreativitas sangat kurang. Alur berpikirnya cenderung akademik dan kaku. Sebenarnya, berpikir kreatif justru lebih baik bagi anak di masa mendatang.
Mereka yang kreatif cenderung lebih mudah beradaptasi dalam situasi apa pun. Sayangnya banyak orangtua yang justru memandang sebelah mata soal aspek kreativitas.
Bagi Sahabat Dream yang memiliki anak di usia dini, cobalah untuk menstimulasi kreativitasnya. Banyak cara yang bisa dilakukan. Cobalah dimulai dengan lima cara ini.
© Dream
Godaan untuk bermain gadget memang sangat besar. Akan sangat berbeda jika anak belajar membaca dengan aplikasi di gadget dengan dari buku. Sediakan banyak buku cerita dengan beragam jenis genre. Minta anak memilih satu buku dan bacakanlah dengan penuh keseruan.
Cari yang gambarnya menarik. Dengan melihat huruf demi huruf, gambar dan gaya bercerita orangtua bakal merangsang otak anak dan memicu kreativitas dan imajinasinya.
© Dream
Biasakan untuk mendongeng menjelang tidur. Cerita tersebut akan sangat bermandaat bagi kreativitasnya dan memicu otaknya untuk berpikir dengan seru. Sesekali, minta anak yang bercerita dengan alur yang ia buat sendiri. Bercerita secara umum secara umum, bisa meningkatkan aspek imajinatif anak dengan efektif.
© Dream
Selalu minta anak untuk menceritakan hari-harinya di sekolah. Mulailah dengan menceritakan aktivitas Anda.
Saat anak bercerita, dengarkan dengan seksama dan ajukan pertanyaan lebih lanjut. Analisis aktivitas ini membuat anak bepikir mana hal yang baik untuknya mana yang tidak, dan memicu mereka mencari solusi dan berpikir kreatif.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya