Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Si Kecil Suka Sekali Mengigit (Foto: Shutterstock)
Dream - Bayi dan balita seringkali tiba-tiba menggigit. Bisa mengigit tangannya sendiri lalu menangis kencang. Sering juga mengigit payudara ibu saat menyusu atau mengigit anggota tubuh lain. Kebiasaan menggigit ini ternyata hal wajar pada anak balita.
Mungkin Anda merasa sakit dan kesal saat digigiti si kecil. Tapi sebenarnya kebiasaannya ini juga berhubungan dengan kondisi fisik dan emosinya. Ingin tahu apa pemicu utama balita suka sekali menggigit?
Frustasi pra-verbal
Pada anak-anak yang belum bisa berbicara, mereka seringkali ingin menyampaikan keinginan tapi tak kunjung dimengerti orang-orang di sekitar. Akibatnya anak merasa kesal dan frustasi. Pelampiasannya adalah ia mengigit. Kadang sengan mengigit anak juga menyampaikan pesan ia igin diperhatikan.
Tumbuh gigi
Untuk bayi-bayi yang baru akan tumbuh gigi, akan muncul rasa tidak nyaman di gusi. Tak heran kalau saat menyusu mereka memainkan puting payudara ibu dengan gusinya atau mengigit. Hal ini untuk mengurangi rasa tidak nyamannya.
Praktik mencari perhatian
Balita seperti ilmuwan kecil yang selalu memperhatikan respons orangtuanya. Misalnya, 'jika aku mengigit tangan ayah, maka ia akan menoleh dan menggendong serta bercanda'. Hal itu pun selalu dipraktikannya demi mendapat perhatian ayah. Jika respons yang didapat disukainya maka anak akan mencobanya pada orang lain.
Suasana ramai
Menggigit juga sering dipicu karena kondisi lingkungan membuatnya lelah dan stres. Misalnya saat di rumah ramai sekali orang padahal biasanya hanya ada anak dan orangtuanya. Atau ketika anak diajak ke lingkungan baru yang tidak nyaman baginya. Anak bisa melampiaskan rasa tidak nyaman dan stresnya dengan mengigit.
Sumber: Fatherly
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari