Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
Ilustrasi/Shutterstock
Dream - Pusat Konservasi Keanekaragaman Hayati Mindoro (MBCC) di Puerto Galera, Oriental Mindoro, Filipina, siap menjadi tujuan ekowisata baru.
Pembangunan fasilitas seluas 600 meter persegi di properti seluas 16 hektare yang menghadap ke teluk di Barangay, Dulangan, sudah hampir setengah jalan pada bulan lalu.
“ Ini adalah yang pertama dari jenisnya di Mindoro dan akan menjadi perwujudan fisik keberlanjutan, menguntungkan generasi sekarang dan masa depan,” kata Grace Diamante, direktur eksekutif Mindoro Biodiversity Conservation Foundation Inc. (MBCFI), dalam keterangan di Website Wisatafilipina.
Proyek warisan ini sebagai upaya pelestarian alam dan penelitian ekologi di Filipina sejak awal MBCFI pada tahun 2008. Lokasinya strategis karena Mindoro dikenal di seluruh dunia sebagai kawasan konservasi keanekaragaman hayati berkat kelimpahan spesies endemik dan keragaman habitat, yang sayangnya, terancam karena aktivitas manusia seperti perburuan liar dan deforestasi.

Nantinya pengunjung dapat menikmati perjalanan mereka di MBCC dengan banyak atraksi, seperti museum sejarah alam, area restorasi hutan untuk spesies pohon asli, aula warisan Mangyan untuk kelompok Masyarakat Adat untuk memamerkan budaya dan produk mereka, laboratorium penelitian untuk membantu penemuan spesies baru, Jalur Penemuan Alam, eco-lodges dengan area glamping di view deck, bahkan fasilitas penampungan sementara untuk hewan yang terancam punah yang diselamatkan.

Fasilitas ini selaras dengan pendekatan One Island pemerintah daerah yang mempertimbangkan penggunaan sumber daya alam, program sosial, dan kelayakan ekonomi sesuai dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB.
Sesuai dengan fitur keberlanjutannya, MBCC bertujuan untuk menjadi bangunan hijau yang disertifikasi oleh EDGE International Finance Corp. Hal tersebut diharapkan dapat membantu MBCFI melanjutkan studi untuk rekomendasi berbasis sains kepada pembuat kebijakan, dan melakukan dorongan informasi melalui program Conservation Awareness Raising and Education.
Konservasi lingkungan harus diprioritaskan karena hilangnya keanekaragaman hayati yang terus-menerus disebabkan oleh aktivitas manusia dapat mempengaruhi masyarakat dan berakibat pada perubahan iklim seperti topan, kekeringan, dan hilangnya sumber daya alam.

Filipina berada di peringkat nomor 2 di antara negara-negara sebagai yang paling rentan terhadap perubahan iklim. Oriental Mindoro berada di peringkat kesembilan di antara provinsi-provinsi negara itu yang rentan terhadap banjir menyusul hilangnya bersih kehutanan hampir 30 persen di pulau itu dari 1988 hingga 2015.
Sumber: Wisatafilipina
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa