Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: The Vocket
Dream - Sudah bukan rahasia jika berbagai teknologi yang ada saat ini membuat kehidupan menjadi lebih mudah.
Namun sayang, masih banyak masyarakat yang malah menggunakan teknologi untuk hal yang kurang pantas.
Alih-alih memudahkan, penyalahgunaan teknologi tak jarang malah menyeret orang ke kursi pesakitan.
Seperti misalnya penggunaan teknologi kamera dan video yang kini ada hampir di semua smartphone.
Bukannya digunakan untuk hal-hal positif, malah digunakan untuk tindakan asusila.
Dengan mudahnya mereka mereka dan mengirim gambar tak pantas tanpa tahu efeknya bekepanjangan.
Untuk mengatasi hal itu, sebuah perusahaan telepon seluler asal Jepang, Tone Mobile memperkenalkan smartphone yang memiliki fungsi untuk mencegah penggunanya mengirimkan foto-foto tak pantas.
Fitur unik ini hadir di smartphone baru mereka yakni Tone e20.

Dimana kamera dengan teknologi AI bisa medeteksi jika pengguna akan mengambil gambar yang tak pantas kemudian secara otomatis kamera akan terkunci.
Smartphone ini sendiri ditujukan kepada anak-anak yang masih dalam pengawasan orang tua. Fitur tersebut bisa dimatikan dan dihidupkan dengan tersambung ke smartphone orang tua.
Jika sewaktu-waktu anaknya mencoba iseng, ponsel orang tua akan mendapat notifikasi yang memberi tahu jika pengguna Tone e20 akan mengambil gambar yang tak pantas.
Selain itu juga akan dikirimkan waktu serta alamat dimana smartphone itu berada.

Smartphone ini sendiri dibandrol dengan harga 21.780 yen atau sekitar Rp 2,7 juta.
Dream - Berfoto atau mengabadikan gambar merupakan sesuatu yang lumrah dan mudah dilakukan saat ini. Hampir semua telepon seluler sudah menyediakan kamera baik untuk berfoto maupun merekam video.
Namun tidak semua foto yang dihasilkan sempurna. Ada kalanya hasil jepretan buram karena kurang tajamnya fitus kamera atau teknik memotret yang salah.
Dari berbagai kesalahan memotret paling sering terjadi adalah gambar yang buram (blur) sehabis dipotret.
Pastinya kesel kan, apalagi gambar yang diambil adalah momen penting. Namun, di zaman modern saat ini apa sih yang enggak bisa?
Cara untuk mengubah foto yang buram menjadi jelas saat ini bukan akhir dunia dan sulit diperbaiki.
Dream - Berfoto atau mengabadikan gambar merupakan sesuatu yang lumrah dan mudah dilakukan saat ini. Hampir semua telepon seluler sudah menyediakan kamera baik untuk berfoto maupun merekam video.
Namun tidak semua foto yang dihasilkan sempurna. Ada kalanya hasil jepretan buram karena kurang tajamnya fitus kamera atau teknik memotret yang salah.
Dari berbagai kesalahan memotret paling sering terjadi adalah gambar yang buram (blur) sehabis dipotret.
Pastinya kesel kan, apalagi gambar yang diambil adalah momen penting. Namun, di zaman modern saat ini apa sih yang enggak bisa?
Cara untuk mengubah foto yang buram menjadi jelas saat ini bukan akhir dunia dan sulit diperbaiki.
Salah satunya aplikasi yang bisa memperbaik gambar buram dan sedang jadi perbincangan warganet adalah Remini. Aplikasi ini menggunakan bantuan teknologi kecerdasan buatan (AI) sehingga bisa mengubah gambar blur menjadi foto berkualitas baik.
Tak hanya menghilangkan blur, aplikasi ini juga bisa meningkatkan kualitas gambarmu. Menarik bukan?
Kabar baiknya aplikasi ini bisa digunakan pemlik iPhone maupun ponsel Android dan sudah tersedia di App Store dan PlayStore.
Namun sebelum kamu kecewa usai menginstalnya, aplikasi yang bekerja dengan teknologi AI membutuhkan waktu cukup lama untuk menghasilkan foto yang sempurna. Gambar dengan kualitas sempurna setidaknya memerlukan proses perbaikan hingga 24 jam.
Berikut contoh-contoh penggunaan Remini:

Weh app ni serious power, gambar blur jd jelas ???????????? pic.twitter.com/GpcpB3mtxz
— AYUS? (@Ruzofficial)February 18, 2020
The app is called Remini if anyone is wondering.. pic.twitter.com/Pi2BDP5Dj2
— AYUS? (@Ruzofficial)February 18, 2020
Hello ???????? https://t.co/BkgtQWPuaa pic.twitter.com/xLQ7eFOzGh
— Sya | Lalisya Manoban (@NrFrsyAbdlh)February 20, 2020
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya