Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Layanan HopSkip Drive
Dream – Layanan transportasi online memang sangat memudahkan. Hanya tinggal memesan lewat ponsel, moda transportasi yang diinginkan datang menjemput langsung depan rumah lalu mengantarkan sampai tujuan.
Untuk di Indonesia, layanan transportasi online baru sebatas digunakan oleh para orang dewasa. Tingkat keamanannya juga belum maksimal. Sehingga sangat berisiko jika diminta untuk melakukan antar jemput anak-anak.
Sebuah terobosan baru saja dilakukan oleh tiga ibu yang tinggal di West Coast, Amerika Serikat. Mereka membuat layanan transportasi online yang khusus untuk anak, yaitu HopSkip Drive atau sering dijuluki Uber for Kids.
Aplikasi ini seperti layanan transportasi online pada umumnya. Tapi hal yang menjadi pembeda adalah, orangtua yang memesan layanan ini akan dikirimkan foto serta informasi tentang pengemudi yang membawa anak mereka.
Para pengemudi di HopSkip Drive sebagian besar juga seorang ibu dan memiliki kemampuan mengasuh anak. Jadi sangat mempermudah orangtua yang sibuk dan tak bisa mengantarkan putra-putrinya.
" Sangat sulit menjadi ibu tunggal, harus bekerja dan mengantarkan anak. Layanan ini tentu sangat membantu dan aku senang karena para pengemudinya memiliki pengalaman menghadapi anak-anak," Joanna Aguilera, seorang ibu asal Denver, AS, yang menggunakan layanan ini.
Dalam menyeleksi pengemudi HopSkipDrive memang sangat ketat. Harus melalui wawancara tatap muka, pengemudi juga memiliki pengalaman lebih dari lima tahun dalam mengasuh anak serta tes sidik jari.
Kelemahan dari aplikasi ini ialah orangtua harus menjadwalkan perjalanan anak setidaknya delapan jam sebelumnya. Untuk penjemputan di pagi hari, pemesanan dilakukan pukul tujuh malam sebelum hari penjemputan.
Sumber: HopSkipDrive
Laporan Dina Nazhifah
Advertisement

Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol