Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jemaah Sedang Antre Mendapatkan Air Zamzam.
Dream - Umat Islam pasti tahu tentang air zamzam. Airnya yang jernih dan bersih tanpa ada campuran warna menjadikannya istimewa.
Air yang berasal dari sumur di kawasan Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi itu selalu jadi oleh-oleh umat Islam yang menunaikan haji dan umrah.
Tetapi pernahkah Anda berpikir mengapa sumur yang sudah ada beribu tahun lalu ini tidak pernah kering?
Untuk menjawab persoalan tersebut, para ilmuwan melalui portal Archyworldys baru-baru ini membagikan rahasianya.
Menurut video Iqraa-English, sumur air zamzam terletak 21 meter di sebelah timur Kabah. Sumur ini bahkan berada di pinggir halaman Masjidil Haram pada kedalaman 13 meter.
Disebutkan kalau dari sumur berusia hampir 4.000 tahun ini bisa disedot air hingga 18.5 liter air per detik.
Selama ini, air zamzam sudah diambil oleh kebanyakan mereka yang pergi ke sana untuk menunaikan haji dan umrah.
Pun begitu, air zamzam ini masih terus ada dan tidak habis-habis. Padahal sudah diambil oleh jutaan jemaah haji dan umrah termasuk juga penduduk Muslim di sana.
Hal ini menimbulkan keheranan bagi orang awam mengenai bagaimana sumur zamzam tidak pernah kering selama ribuan tahun.
Abbas Sharaqi, seorang profesor Geologi dan Sumber Air di Insititut Penelitian Afrika, menjelaskan penyebabnya.
Menurut Abbas, sumur zamzam tidak pernah kering karena tersambung ke air tanah yang terbarukan.
Sebab itulah air zamzam ini dianggap sebagai satu rahmat bagi umat Islam.
Air zamzam ini tidak pernah mengalami penyusutan karena selalu diperbarui secara alami melalui curah hujan yang stabil.
Mengutip laporan Egypt Today, air zamzam ini terbarukan karena sumber airnya adalah air hujan yang turun di Mekah.
" Mekah berada di daerah pegunungan dan salah satu lembahnya menjadi tempat sumur zamzam di dataran yang lebih rendah," kata Abbas.
Terdapat endapan sungai setinggi 14 meter yang disebabkan oleh air hujan di pegunungan yang jatuh ke dataran rendah dan berubah menjadi sedimen.
Proses ini memerlukan jutaan tahun untuk menciptakan sumur zamzam yang mempunyai kedalaman sampai 14 meter.
Di bagian paling bawah terdapat bebatuan setinggi 21 meter yang membentuk kedalaman sumur zamzam mencapai hingga 35 meter.
“ Jadi disusun dari 14 meter sedimen dan 21 meter batuan. Sehingga air sumur zamzam bisa langsung digunakan untuk air minum," tambah Abbas.
Melalui proses pengendapan dan penyimpanan inilah, air sumur zamzam selalu tersedia dan tak pernah habis.
Selain itu, kondisi iklim yang stabil dan cenderung tidak berubah membuat sumur zamzam mampu menghasilkan air terus menerus.
Sumber: Siakapkeli.my
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya