Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Suhay Salim (Foto:@suhaysalim)
Dream - Beberapa tahun terakhir, trend beauty influencer menjadi salah satu profesi menarik di kalangan muda khusunya perempuan. Bahkan, trend ini sangat erat kehadirannya dengan program afiliasi, yakni adanya interaksi dan keterlibatan konsumen saat berbelanja melalui kegiatan spill produk.
Dalam acara Bincang Shopee Live 7.7 Bombastis Sale: Kupas Cerita Industri Kecantikan, Suhay Salim beauty influencers sekaligus Shopee Afiliates memberikan tips menciptakan konten-konten beauty menarik.
Menurut Suhay ada beberapa poin yang harus diperhatikan apa yang dilakukan untuk pemula. Mulai dari platform, pemilihan konten, ciri khas sampai memberikan menciptakan konten-konten yang interaktif dan variatif. Selain itu masih ada lagi, apa saja? berikut ulasan Dream.

Foto: @suhaysalim
Pertama, yang paling penting adalah platform. Dengan kemajuan teknologi yang semakin berkembang, platform menjadi salah satu penunjang bagi konten kreator pemula dalam menyalurkan ide mereka, ditambah saat ini berbagai jenis platform sudah semakin banyak.

Foto: @suhaysalim
Suhay menyarankan untuk memberikan konten orisinal yang sesuai dengan ciri khas diri sendiri. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan peluang untuk semakin disukai dan diminati oleh penggemar.
Kemudian yang paling penting dalam membuat konten adalah kejujuran.
" Harus ada trust yang harus lo pegang dari konsumen, jadi kalo saran dari gua adalah apa yang lu share itu, apa yang bener-bener lu suka" kata Suhay.

Foto: @suhaysalim
Suhay mengatakan hal penting saat memutuskan berkecimpung ke dunia beauty influencer adalah mau belajar.
Ia mengaku awalnya tidak memiliki basic terkait dunia makeup. Tapi ketertarikannya kemamuannya untuk terus belajar membuat wanita kelahiran Jeddah Arab Saudi 12 Oktor 1987 mendalami. Sampai akhirnya dikenal salah satu influencer terkenal Indonesia.

Foto: @suhaysalim
Untuk menciptakan konten-konten yang interaktif dan variatif, Suhay mengaku bahwa kita perlu interaksi dengan followers. Mulai dari QnA, tebak-tebakan atau hal lain yang bisa membuat penggemar merasa dekat.
Salah satunya caranya adalah yakni dengan mengajak followers untuk ikut serta dalam ide konten sesuai dengan permintaan mereka.
" Emang paling bener nanya langsung dari mereka si, contoh konten aku yang dapet views tertinggi itu mengenai praktek skincare routine, yang memang ide ini aku ambil dari masukan-masukan followers" kata Suhay.

Foto: @suhaysalim
Kemudian tips yang tidak kalah penting adalah memanfaatkan teknologi dan peluang yang ada untuk memasarkan konten. Mulai dari mengoptimalkan konten di setiap kanal sosial media maupun e-commerce.
Pasalnya e-commerce udah jadi fitur baru yang mendukung para konten kreator untuk bisa semakin luas berkreasi dalam menjangkau followers.
Laporan: Siti Annisa Rahmani
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya